Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON ketua umum PSSI Vijaya Fitriyasa mengaku dirinya tak bermaksud mencemarkan nama baik caketum PSSI lainnya, Mochamad Iriawan pada acara di salah satu televisi swasta, Rabu, kemarin.
Pada acara itu, Vijaya mengatakan Iriawan seharusnya turut memberantas kartel sepak bola, bukan malah ikut bernegosiasi untuk kepentingan kursi Ketum PSSI.
Vijaya mengaku apa yang ia sampaikan sebagai ungkapan perhatian kepada Iriawan. Sebagai aparat Kepolisian, Vijaya mengatakan Iriawan seharusnya tidak dimanfaatkan oleh kartel.
"Saya pikir karena saya sayang sama Iwan Bule. Justru saya belain, supaya Pak Iwan gak dituduh sama kartel gitu. Karena kan ini juga sudah pernah kejadian dengan Pak Edi Rahmayadi, saya gak mau Pak iwan kemudian terjebak seperti halnya pak edy waktu itu," ungkap Vijaya, ketika ditemui di Fx Senayan, Jakarta, Jumat (1/11).
Baca juga: Kisruh Jelang Kongres PSSI Berlanjut
Atas ucapannya itu, kemudian Vijaya dilaporkan ke Kepolisian oleh Drs Rahmad Sukendar, SH yang merupakan simpatisan Iwan Bule. Dalam laporannya, Rahmad mengatakan Vijaya telah melakukan pencemaran nama baik terhadap Iwan Bule.
Vijaya mengaku siap menghadapi laporan tersebut. Ia mengaku laporan itu tak berpengaruh terhadap pencalonannya menuju kursi ketua umum PSSI.
"Ya saya nunggu aja, kalau nanti dipanggil saya datang, saya nunggu aja, kalau nanti dipanggil saya datang sebagai warga negara yang baik ya saya mengikuti proses hukum aja," ungkap Vijaya. (OL-4)
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved