Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Arsenal Unai Emery tak mampu memberikan banyak tanggapan atas kekalahan timnya di kandang Rennes 1-3 pada leg pertama Liga Eropa, Jumat (8/3). Hal itu menjadi tantangan berat The Gunners --julukan Arsenal-- untuk menjalani pertandingan kedua di kandang.
"Saya pikir kami bisa melakukan yang lebih baik, tapi tertinggal 3-1 sulit bagi kami," kata Emery usai pertandingan seperti dikutip dari Agence France Presse, Jumat (8/3).
Menurut dia, hasil tersebut harus mampu diperbaiki saat menjamu Rennes di kandang. Untungnya, saat menjamu di kandang, Arsenal akan memainkan 11 pemain, tidak seperti ketika bertandang di kandang Rennes yang hanya memainkan 10 pemain. Hal tersebut membuat Gunners sulit mengimbangi Rennes sejak pertengahan babak pertama.
"Kami akan berpikir untuk minggu depan. Kami akan mulai dengan 11 lawan 11, tanpa Sokratis, tanpa (Alexandre) Lacazette. Jika bermain seperti yang kami lakukan di 40 menit pertama, dengan pendukung kami juga akan memiliki kemungkinan untuk kembali," paparnya.
Emery optimistis, karena hanya kompetisi ini yang masih memberikan peluang piala bagi Arsenal. Kemudian, dengan menjuarai kompetisi ini, The Gunners bisa mendapatkan Liga Champions musim depan. Jika melalui Liga Inggris tentu kesempatannya lebih sulit, terlebih untuk menjadi juara.
Rennes berhasil menekuk Arsenal 3-1 pada pertandingan Liga Eropa babak 16 besar putaran pertama. Bermain di Stede de la Roite de Lorient, Arsenal tak mampu berbuat banyak dalam mematahkan serangan tuan rumah karena harus bermain dengan 10 pemain.
Baca juga: Rennes Sukses Bekap Arsenal
Arsenal memimpin perolehan gol melalui Alex Iwobi pada paruh pertama namun harus merelakan pilar pertahanannya, Sokratis Papastathopoulos, yang dihukum keluar lapangan. Rennes pun bisa membalas melalui Benjamin Bourigeaud, bunuh diri Nacho Monreal dan gol Ismaila Sarr.
Kedua tim saling jual beli serangan pada babak pertama. Kubu tuan rumah tertinggal 1 gol pada menit 3 berkat sepakan Alex Iwobi yang mengecoh penjaga gawang Rennes, Tomas Koubek.
Menjelang babak pertama usai, beban Rennes berkurang karena Arsenal hanya bermain 10 orang, akibat Sokratis Papastathopoulos mendapatkan kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran pada gelandang Rennes, Ismaila Sarr.
Setelah tim asuhan Unai Emery pincang, baru lah Rennes mampu menyamakan skor sebelum babak pertama usai. Lewat sepakan Benjamin Bourigeaud yang mengelabui penjaga gawang Arsenal Petr Cech sekaligus menutup babak pertama.
Jumlah pemain Arsenal yang lebih sedikit mampu dimaksimalkan Rennes dengan gempuran hebat dan membuahkan hasil. Pada menit ke-65, Arsenal bertambah nahas karena Nacho Monreal membenturkan bola dan tak bisa dihadang sang kiper, Cech.
Gol bunuh diri tersebut menjadikan tuan rumah memimpin 2 gol. Meskipun, Arsenal berusaha bangkit menyamakan kedudukan namun tak ada gol yang dapat disarangkan ke gawang Koubek.
Sebelum peluit panjang dibunyikan wasit, Ivan Kruzliak asal Slovakia, Arsenal kembali kebobolan akibat tandukan Ismaila Sarr pada menit ke-88 berkat umpan silang dari rekannya yang berada di sayap kiri.
Skor akhir 3-1 untuk Rennes menjadi pekerjaan rumah bagi Arsenal pada pertandingan kedua nanti. The Gunners harus mampu menyarangkan 3 gol tanpa balas saat menjamu Rennes jika ingin lolos ke babak besar dan Rennes juga harus menjaga posisinya supaya tiket tak dicuri Arsenal.(AFP/OL-5)
Preview lengkap Tottenham vs Arsenal 22 Februari 2026. Debut Igor Tudor hadapi badai cedera Spurs melawan pemuncak klasemen Arsenal.
Pelatih Arsenal Mikel Arteta menegaskan timnya tetap berada di jalur yang tepat dalam semua kompetisi musim ini, meski mendapat sorotan setelah ditahan imbang Wolverhampton Wanderers.
Laga Tottenham vs Arsenal bakal digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/2).
Sang pelatih Arsenal Mikel Arteta yang biasanya tampil penuh keyakinan dalam membela tim asuhannya kini berbeda nada. Kali ini dia tampak terpukul.
Arsenal terlihat kehilangan fokus di menit-menit akhir persis seperti saat melawan Brentford. Tim London Utara itu akan kembali mendapat cap sebagai tim yang gagalĀ
AmbisiĀ Arsenal mengakhiri puasa gelar Liga Primer Inggris sejak 2004 kini benar-benar terancam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved