Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 Indra Sjafri memilih merendah perihal kesuksesannya menghantarkan gelar Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Menurutnya, anak didiknya yang pantas disebut sebagai pahlawan atas keberhasilan skuat Merah-Putih.
"Saya bukan sosok penting. Pemain kita yang penting. Mereka merupakan pahlawan yang berjuang. Saya hanya orang yang mengumpulkan mereka," ungkap Indra dalam konferensi pers penyambutan Timnas Indonesia U-22 di Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Rabu (27/2) malam.
Ini merupakan gelar kedua bagi pelatih asal Minang tersebut saat menahkodai Timnas kelompok umur. Sebelumnya, Indra pernah membawa Timnas Indonesia U-19 menjadi yang terbaik di ajang Piala AFF U-19 di Sidoarjo pada tahun 2013 silam. Kala itu Evan Dimas dkk menjadi juara seusai menaklukan Vietnam U-19 melalui babak adu penalti 0-0 (7-6).
Lebih lanjut, Indra tak ingin anak asuhnya lantas besar kepala atas keberhasilan ini. Hal ini karena Witan Sulaeman dan kolega masih memiliki dua target lain yang belum tercapai tahun ini.
Baca juga: Menpora Minta Capain Indra Sjafri Dijadikan Contoh
Pertama, mereka harus lolos dalam babak kualifikasi Piala AFC U-23 2020 yang digelar di Vietnam pada 22-26 Maret. Pada babak kualifikasi Piala AFC U-23 2020, Indonesia akan tergabung di Grup K bersama Brunei Darussalam, Thailand, dan tuan rumah Vietnam.
Selain itu, Timnas Indonesia U-22 juga dibebankan target menyudahi penantian selama 28 l) tahun untuk medali emas SEA Games 2019 yang diselenggarakan di Filipina akhir tahun ini.
"Ini baru awal karena target utama kita lolos AFC dan emas SEA Games karena sudah dari tahun 1991 belum meraihnya lagi. Oleh sebab itu, kita jadikan ini motivasi bagi kami lawannya hampir sama," imbuhnya. (OL-7)
Keberhasilan Novotel Suites Yogyakarta Malioboro meraih penghargaan ASEAN Green Hotel Standard menjadi pencapaian baru sekaligus bentuk validasi atas komitmen dan upaya berkelanjutan.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Pasar ASEAN memberikan kontribusi signifikan sebesar 36,5% dari seluruh kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada periode Januari–November 2025.
DI tengah upaya pemulihan dan penguatan pariwisata regional pasca-pandemi, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menggerakkan kembali sektor perjalanan di Asia Tenggara.
Penyusunan Perpres dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, terutama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sugiono menegaskan, peran ASEAN saat ini semakin penting sebagai jangkar stabilitas di Asia Tenggara.
Ezequiel Vidal mencetak dua gol saat PSIM Yogyakarta menahan imbang Persik Kediri 2-2 di Stadion Gelora Joko Samudro. Hasil ini menjaga posisi PSIM di papan tengah klasemen.
Sumsel United membidik kemenangan atas PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara demi menjaga peluang promosi ke Super League. Laga krusial penentuan tiga besar.
Bagi Bobotoh dan penikmat Liga 1, memahami latar belakang dan kualitas teknis Kurzawa menjadi hal menarik.
Kedatangan mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco ini menjadi bukti keseriusan manajemen Pangeran Biru dalam meningkatkan kualitas skuad.
Tambahan tiga poin membuat koleksi poin Persib menjadi 41, unggul satu angka dari Borneo FC yang sebelumnya nyaman di singgasana dengan 40 poin.
Maung Bandung harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan tiga poin, sekaligus mengkudeta Borneo FC dari puncak klasemen sementara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved