Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPUTUSAN Komite Eksekutif (Exco) PSSI menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) mendapat apresiasi tersendiri dari salah satu klub peserta Liga 1, Arema FC. Klub berjuluk Singo Edan itu menilai rencana KLB merupakan langkah yang tepat.
Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengatakan, KLB telah diatur dalam statuta PSSI. Sehingga pihaknya mengapresiasi keputusan Exco yang berani untuk memutuskan KLB.
"Ini harus dihormati dan dihargai. Apalagi ini sudah berproses untuk menunjuk komite pemilihan termasuk komisi banding pemilihan," kata Sudarmaji.
Sudarmaji mengaku, perlu ada percepatan serta dorongan agar KLB segera digelar. Sebab, dia menilai, KLB mampu memberikan solusi terhadap problem organisasi PSSI.
"Arema mendukung dan mendorong itu. Tidak perlu ada debat lagi. Exco sudah memutuskan dan apa yang dilakukan itu sudah sesuai dengan statuta, kita sangat mengapresiasi itu," ujarnya.
Baca juga: KLB PSSI Disarankan Digelar Seusai Pemilu
Saat ini, menurut Sudarmaji, PSSI sedang mempersiapkan diri dengan melakukan konsultasi kepada FIFA terkait penyelenggaraan KLB. Dia pun mengaku agenda besar PSSI ini tidak ada hubungannya dengan kepentingan politik.
"Kami tidak melihat persoalan tahun politik. Ini menjadi dorongan kebutuhan organisasi, ini datang dibangun dari beberapa voter," ujar Sudarmaji.
"Exco sigap, tepat, dan cepat mengambil keputusan terbaik agar wajah organisasi menjadi baik," imbuhnya.
Di sisi lain, Arema berharap ada percepatan pula pada kinerja Satgas Antimafia Bola untuk menuntaskan permasalahan di sepak bola Indonesia. Sehingga, kondisi sepak bola nasional diharapkan bisa segera berjalan kembali normal. (Medcom/OL-7)
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved