Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KABID Humas Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan agenda pemeriksaan PLT Ketua PSSI Joko Driyono pada hari ini, Kamis (21/2), masih berkaitan dengan perusakan barang bukti dalam kasus pengaturan skor sepak bola.
"Garis besar pemeriksaan, yang berkaitan dengan perusakan, beberapa aliran dana, dan barang-barang sitaan. Kita kaitkan sebagai bahan pertanyaan kepada JD," tutur Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (21/2).
Dirinya mengungkapkan, dalam pemeriksaan Jokdri saat ini, semua kemungkinan mulai dari Laporan Polisi (LP), penetapan tersangka, hingga pidana baru bisa terjadi.
"Semua kemungkinan bisa terjadi. Apakah akan muncul Laporan Polisi (LP) baru atau pidana lain. Semua bisa terjadi. Tapi sekarang masih dalam kajian," ujarnya.
Baca juga: Jalani Pemeriksaan Kembali, Jokdri: Bismillah
Sebelumnya, Jokdri telah diperiksa oleh tim penyidik pada Senin (18/2) lalu. Jokdri diperiksa selama 20 jam.
Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik menyiapkan sebanyak 32 pertanyaan kepada Jokdri. Namun, saat pertanyaan ke-17, Jokdri meminta kepada penyidik untuk menutup penyidikan pada hari itu.
Plt Ketua Umum PSSI tersebut resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (14/2) lalu. Pihak kepolisian juga melakukan pencekalan terhadap Jokdri.
Jokdri diduga menjadi dalang atas perusakan barang bukti yang terjadi pada Februari silam. Hal itu diketahui dari pemeriksaan tiga tersangka kasus perusakan yang telah diperiksa sebelumnya.
Dalam perkembangan yang dilakukan Satgas, ditetapkan 15 tersangka dari berbagai kalangan. Selain Jokdri, petinggi PSSI lainnya yang menjadi tersangka kasus serupa adalah anggota Komite Eksekutif (exco) yang sekaligus ketua aspov PSSI Jawa Tengah Johar Lin Eng dan anggota Komisi Disiplin Dwi Irianto alias Mbah Putih. Juga mantan anggota Komite Wasit Priyanto, anak Priyanto Anik Yuni Artika Sari, wasit Persibara melawan Persekabpas Nurul Safarid, mantan penanggung jawab PSMP Vigit Waluyo, Direktur Penugasan Wasit PSSI Mansur Lestaluhu,empat perangkat pertandingan Persibara lawan Persekabpas dengan inisial P, CH, NR, dan DS, Muhammad Mardani Mogot (sopir Jokdri), Musmuliadi (OB di PT Persija), Abdul Gofur (OB di PSSI). (OL-2)
PSSI memastikan para pemain Timnas Indonesia baru akan berkumpul untuk persiapan FIFA Series 2026 setelah perayaan Idul Fitri agar pemain yang beragama Islam dapat merayakan Lebaran.
Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved