Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
NAMA Basuki Tjahaja Purnama diusulkan beberapa pihak untuk menjadi ketua umum PSSI. Sahabat BTP, Djarot Saiful Hidayat menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta itu menolak usulan tersebut.
“Saya sudah ngomong sama BTP, untuk PSSI dia bilang enggak, dia enggak tertarik di PSSI,” kata Djarot di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (29/1).
Djarot menambahkan, BTP menyarankan posisi PSSI diserahkan kepada orang yang mengerti bidang olahraga. Senada dengan Ahok, Djarot menyarankan agar posisi ketua umum PSSI diserahkan pada orang yang pernah mengurus klub-klub sepak bola.
Baca juga: Kemenpora : Jangan Sampai PSSI Hanya Dijadikan Panggung
Djarot menyebut, sosok seperti Erick Thohir dinilai tepat mengisi posisi ketua umum PSSI.
“Pak Erick Thohir aja, dia sudah pengalaman juga, sudah terbukti punya klub. Dan ambil sosok yang tidak terkait dengan partai politik,” ujarnya.
Seiring mundurnya Edy Rahmayadi, kursi Ketua Umum PSSI semakin panas diobrolkan publik sepak bola Indonesia. Saat ini, Joko Driyono yang memegang tampuk organisasi.(OL-5)
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved