Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PS Tira berhasil menundukkan tuan rumah Semen Padang FC 2-1, dalam laga leg pertama 32 besar Piala Indonesia, yang digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang, Sumatera Barat Jum'at (25/1) sore.
Dalam laga yang dipimpin wasit Nusur Fadilah ini, kedua tim langsung tampil terbuka sejak awal. Kabau Sirah yang juga telah memainkan dua legiun asingnya beberapa kali berhasil menciptakan peluang.
Namun, justru, PS Tira yang terlebih dulu sukses mencetak gol pada menit ke-13, melalui kaki Sansan Fauji Husaeni.
Di menit ke-33, Smeen Padang suskes menyamakan kedudukan., Berawal dari sepakan bebas Nildo Victor Juffo, bola liar berhasil dikonversi menjadi gol oleh kaki Shukurali Pulatov. Skor 1-1 bertahan hingga paruh waktu.
Memasuki babak kedua, laga yang juga disaksikan Komisaris Utama PT Semen Indonesia, Sutiyoso ini, Semen Padang FC justru terlihat keteteran. Kurang solid nya transisi dari menyerang ke bertahan dimanfaatkan dengan baik oleh skuat PS Tira.
Baca juga : Kepri Jaya Siap Uji Macan Kemayoran
Hasilnya, Teja Paku Alam, yang menjadi kiper utama Semen Padang FC harus memungut bola untuk kali kedua melalui titik putih. Petaka itu terjadi setelah handball yang dilakukan pemain bertahan SPFC saat mencoba menghalau bola. Skor 2-1 pun bertahan sampai akhir pertandingan.
Asisten pelatih SPFC, Weliansyah menyebut pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi timnya. "Hasil ini sebagai evaluasi," ungkapnya usai pertandingan.
Sementara Asisten pelatih PS Tira Miftah Mukson mengaku bahagia dengan kemenangan ini, karena sepanjang karirnya di sepak bola, menjadi kemenangan pertama di kandang Kabau Sirah.
"Seumur-umur, baru kali ini menang di Padang. Ini bagian kerja keras pemain. Kami akui sebelumnya, tim kami belum ideal away ke Padang. Banyak catatan soal taktikal sebelumnya," tandasnya.
Dia mengaku, hasil ini sudah dilaporkan ke pelatih kepala yang tengah berada di Spanyol.
"Saya berharap awal pertandingan kami keluar, di sini kami dulu mulainya, pernah launching di sini (di Stadion Agus Salim), semoga membawa hawa positif, aura positif," imbuhnya.
Meski demikian, komposisi pemain belum 100% sempurna.
"Ada 4 pemain asing kami yang belum bisa berganung karena persoalan kitas," ujarnya.
Kekalahan ini, membuat Semen Padang harus merebut kemenangan di leg kedua yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, 2 Februari nanti, kalau tidak ingin terdepak dari Piala Indonesia. (OL-8)
Bagi Bobotoh dan penikmat Liga 1, memahami latar belakang dan kualitas teknis Kurzawa menjadi hal menarik.
Kedatangan mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco ini menjadi bukti keseriusan manajemen Pangeran Biru dalam meningkatkan kualitas skuad.
Tambahan tiga poin membuat koleksi poin Persib menjadi 41, unggul satu angka dari Borneo FC yang sebelumnya nyaman di singgasana dengan 40 poin.
Maung Bandung harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan tiga poin, sekaligus mengkudeta Borneo FC dari puncak klasemen sementara.
Kemenangan dramatis ini mengantarkan Maung Bandung kembali ke puncak klasemen sementara, menggusur Borneo FC yang sebelumnya nyaman di posisi teratas.
Hasil pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya hari ini. Bajul Ijo menang 3-0 lewat gol Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan aksi solo run Rachmat Irianto.
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Indonesia bukan lagi tim yang takut mendominasi penguasaan bola. Dengan "The Herdman Way", Garuda kini memiliki alat tempur yang modern: kecepatan, tekanan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved