Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH driver ojek online (ojol) meluapkan kegembiraan mereka saat mengetahui bonus hari raya (BHR) resmi dicairkan Sabtu, (22/3) kemarin.
Hal ini tampak dalam video Instagram yang diunggah akun @ryan_nus yang langsung diserbu komentar warganet. Rian sendiri adalah seorang driver ojol yang membagikan momen kebahagiaan teman-temannya saat menerima BHR ini.
"Oh, jadi ini rasanya lihat teman-teman ojol sudah dapat bonus hari raya," ujar Ryan yang sudah berprofesi sebagai ojol sejak 2016.
Tampak dalam video tersebut, sejumlah ojol sujud syukur, gembira, bahkan ada yang tidak percaya akhirnya di tahun ini untuk pertama kalinya mendapatkan BHR.
"Asli bang, ini baru dapat BHR, ini asli bang, coba liat," ujar salah satu driver ojol menunjuk BHR yang cair di aplikasi ojolnya.
Ojol yang lain juga mengungkapkan kegembiraannya dan mengaku bonus ini tinggi nilainya. "Alhamdulillah, bonusnya gede banget, bisa buat beli baju lebaran," ujar driver ojol tersebut.
Berbagai komentar warganet juga tergambar dalam video ini. Seperti diungkapkan akun @nengrikagodel yang ikut gembira apalagi di antara driver tersebut ada driver perempuan.
"Seneng banget ya ternyata banyak dapet juga, apalagi ada driver cewek yang dapet 900k, gokilll salut gue, pasti perjuangan luar biasa bgt itu," tulis akun @nengrikagodel.
Adapun warganet turut bersyukur dan menitipkan salam terima kasihnya untuk Presiden Prabowo Subianto yang menginisiasi dan mendorong BHR ini agar terealisasi.
Untuk diketahui, Prabowo sebelumnya memerintahkan perusahaan aplikasi ojek online untuk memberikan THR yang disebut kemudian sebagai bonus hari raya bagi para mitra atau pengemudinya.
Kebijakan bonus ini diberikan karena para pengemudi dan kurir yang bekerja berbasis aplikasi telah memberi kontribusi yang penting dalam mendukung layanan transportasi dan logistik di Indonesia. (H-2)
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menghadiri sidang perdana dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook.
KASUS tewasnya pengemudi ojek online (driver ojol), Affan Kurniawan, akibat dilindas barracuda Brimob dilimpahkan ke Bareskrim Polri.
INDRIVE Indonesia memastikan dua orang yang menjadi perwakilan pengemudi ojek online saat bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Minggu (31/8), merupakan mitranya
RIBUAN pengemudi ojek online (driver ojol) dari Gojek melakukan doa bersama untuk mengenang almarhum Affan Kurniawan di Masjid ALatief pada Senin (1/9) malam.
Ekonom mendesak agar kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN), dan pajak bumi dan bangunan (PBB) pada 2025, maupun pungutan daerah harus segera direvisi.
PULUHAN driver ojek online (Driver ojol) mendatangi Polres Tuban, Jatim, Jumat (29/8) malam untuk melakukan aksi simpatik atas tragedi tewasnya Affan Kurniawan.
Kemnaker mengapresiasi Maxim yang menjadi operator yang mengenakan potongan komisi yang paling kompetitif dibanding semua perusahaan sejenis.
Surat edaran maupun imbauan soal BHR ojol disebut bukan regulasi yang mengikat secara hukum. Pemberian BHR tidak dapat dipaksakan tanpa mempertimbangkan keberlanjutan usaha.
Chief of Public Affairs, Grab Indonesia, Tirza Munusamy, menegaskan Bonus Hari Raya (BHR) untuk pengemudi ojek online (ojol) atau BHR ojol bukan kebijakan tahunan.
Gojek dan Grab memberikan bonus kepada mitra pengemudi sesuai dengan kemampuan keuangan perusahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved