Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM persiapan menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini, Polres Tegal Kota, Jawa Tengah, telah memulai langkah rekayasa lalu lintas. Langkah ini diambil untuk memperlancar arus mudik maupun arus balik.
Salah satu langkah rekayasa lalu lintas yang dilakukan adalah di Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Tegal-Brebes. Perbaikan jalan dengan pembetonan telah dimulai, dimulai dari sebelah barat Mapolres Tegal Kota, di Jalan Yos Sudarso menuju arah barat atau Jakarta. Perbaikan ini diperkirakan akan memakan waktu hingga delapan bulan, sehingga tidak akan selesai hingga Lebaran mendatang.
Rekayasa lalu lintas di Jalingkut ini melibatkan pengalihan kendaraan-kendaraan berat seperti bus dan truk yang biasanya melintas di dalam kota, dialihkan ke Jalingkut. Dalam rangka ini, polisi memberlakukan contra flow, mengubah lajur jalan yang semula empat lajur menjadi hanya dua lajur, karena adanya penyempitan akibat perbaikan jalan.
Baca juga : Mudik Lebaran, Cirebon Tutup Puluhan Titik U-Turn di Pantura
Kapolres Tegal Kota AKBP Rully Thomas menjelaskan bahwa tujuan dari rekayasa lalu lintas ini adalah agar arus kendaraan yang melintas di Jalingkut ke arah barat (Jakarta) dan sebaliknya ke timur (Semarang) melalui Kota Brebes tidak terganggu dan tetap lancar. Rekayasa ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan arus lalu lintas di dalam kota dan mengurangi gangguan bagi masyarakat sekitar.
Menurut Dwi Deny Apriliano, staf PPK 1.1 Bina Marga ruas Losari-Pemalang, perbaikan jalan ini dilakukan dengan mengganti beton lama dengan beton baru sepanjang satu kilometer. Ruas jalan lingkar yang menghubungkan Kota Tegal dan Kabupaten Brebes ini merupakan jalur yang penting untuk mengurangi kepadatan di jalur pantura dalam kota Tegal dan Brebes.
Namun, perbaikan jalan yang lebarnya mencapai lima belas meter ini diperkirakan memakan waktu hingga delapan bulan, sehingga baru akan selesai pada November mendatang. Dengan demikian, jalan ini baru akan dapat digunakan secara fungsional saat arus mudik Lebaran.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama dan Kalihurip Utama,
Pada arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026, 19–22 Desember 2025, tercatat 2.823 sepeda motor dan 7.489 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.
PT Pelni Sorong mencatat arus liburan dan mudik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 meningkat 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
Angka ini merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025 serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025.
PT Jasa Marga Tbk menutup operasi Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Operasional Idul Fitri 1446 H/2025 yang memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan pengguna jalan serta mengurai kepadatan di ruas Jalan Nasional Daendels, Kabupaten Gresik.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan pengaturan lalu lintas khusus di kawasan Sudirman-MH Thamrin pada perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026
Melalui sistem berbasis teknologi, Polri ingin mengedepankan aspek edukasi dan kepatuhan sukarela.
Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 15,66% jika dibandingkan lalin normal.
Pengemudi diimbau memastikan kondisi fisik dan kendaraan tetap prima, memanfaatkan rest area untuk beristirahat, serta tidak memaksakan diri.
Hindari kemacetan saat libur Nataru dengan aplikasi pantau kemacetan lalu lintas terbaik. Cek kondisi jalan dan rute alternatif secara real-time.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved