Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA sosial Yayasan Dana Mustadhafin kembali menggelar acara berkah Ramadan bersama anak-anak yatim dan kaum duafa.
Kali ini, yayasan yang sudah berusia 15 tahun serta memiliki program unggulan memberdayakan anak yatim dan duafa tersebut, menyelenggarakan buka puasa bersama serta pemberian santuan dan bingkisan di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, hari ini.
Pada program bertajuk Berkah Ramadhan bersama 1.000 Anak Yatim/Duafa itu, Yayasan Dana Mustadhafin mengajak masyarakat secara luas untuk berkumpul dan berbagi dengan yatim dan duafa.
Baca juga: Sentul Highlands Golf Club Gandeng Komunitas Golf Beri Santunan Yatim dan Dhuafa
Naufal Ali selaku Bendahara Yayasan Dana Mustadhafin mengatakan anak yatim dan duafa tersebut berasal dari 20 panti di sekitar Jakarta.
Mereka disurvei terlebih dulu dan diutamakan dari panti yang sederhana dan memang membutuhkan santunan dana dari para donatur.
Naufal melanjutkan dalam kegiatan itu, anak yatim dan duafa tidak saja menerima santunan sosial, tetapi juga diberikan motivasi dan hiburan religi.
"Anak yatim dan duafa juga didekatkan secara psikologis dengan orang-orang yang memiliki empati dan perhatian terhadap masa depan mereka, terutama masalah pendidikan," kata Naufal melalui keterangannya.
Berbagai acara juga digelar seperti membaca Alquran, bernyanyi nasyid, dan selawatan bersama.
"Puncak acaranya adalah buka puasa bersama serta pemberian santuan dan bingkisan," tuturnya.
Dia bersyukur kegiatan tersebut dari tahun ke tahun selalu mendapatkan respons positif dari para donatur.
"Alhamdulilah kegiatan ini selalu mendapatkan respons positif dari berbagai pihak yang peduli kepada anak yatim dan duafa, baik perorangan maupun lembaga mitra."
"Di antaranya ialah Al Mawaddah Foundation, Ruko Swoosh Coffee, Prima Jasa, PT Pertamina Patra Logistik, CIMB Niaga Syariah, UPZ Bank DKI, dan F4 Elements. Kepada semua yang terlibat membantu acara ini, kami mengucapkan terima kasih," kata Naufal.
Baca juga: Allah SWT Menggaransi Pahala Berkali Lipat saat Bersedekah
Ia menambahkan menyantuni orang yang tidak mampu merupakan perbuatan yang sangat mulia. Terlebih dilakukan pada bulan puasa, di bulan suci Ramadan.
"Inti pelajaran ibadah puasa ialah bagaimana Allah SWT mengingatkan kepada kita agar peduli pada mereka yang tidak mampu."
"Puasa mengajarkan kita bagaimana rasanya lapar dan haus seperti anak-anak yatim dan duafa yang sering rasakan dalam kehidupan sehari-hari mereka," ungkap Naufal.
Ke depannya, kata dia, Yayasan Dana Mustadhafin tak hanya menyantuni anak yatim dan duafa, tetapi juga akan memberikan beasiswa pendidikan kepada ratusan anak yatim dan duafa mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, dapat mengetuk hati seluruh masyarakat khususnya di DKI Jakarta untuk memperhatikan anak kurang mampu dalam hal pendidikan.
"Sebab, mereka juga merupakan anak-anak yang sama-sama memiliki masa depan dalam membangun bangsa dan negara Indonesia," tutup Naufal. (RO/S-2)
Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) bersama anak usahanya menyalurkan lebih dari 4.000 paket bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan selama Ramadan 1447 Hijriah
Anak-anak diajak menyelami nilai-nilai penting seperti sikap saling menolong, rasa syukur, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama manusia lewat dongeng.
Istanbul dan Bursa menyuguhkan perpaduan unik antara refleksi keagamaan, warisan budaya, dan tradisi berabad-abad yang tetap terjaga hingga kini.
Manfaatkan Promo Spesial BRI Ramadan dengan diskon dan cashback hingga 50% untuk hampers, gadget, kecantikan, hingga dekorasi rumah.
Pertunjukan yang didatangkan langsung dari Cili tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di Atrium The Park Pejaten.
Peserta difabel menampilkan berbagai kreativitas, mulai dari hadroh, pembacaan surat Al-Qur’an, mengaji dengan bahasa isyarat, dongeng, hingga pembacaan puisi.
Perusahaan restoran Jepang, merayakan hari jadinya yang ke-13 dengan menggelar kegiatan sosial di bulan Ramadan.
Program yang telah berjalan sejak Maret lalu ini menjangkau hingga lebih dari 1.500 anak yatim piatu di berbagai wilayah di Indonesia, sebagai bekal penting untuk masa depan mereka.
Menurut Hasnur, memuliakan anak yatim adalah bagian dari kewajiban sosial dalam Islam yang tak boleh diabaikan.
Dengan kerja sama ini, anak-anak yatim piatu Al Qohhar mendapat kesempatan melanjutkan kuliah dan memiliki jalur langsung menuju karier global.
PERHATIAN terhadap anak yatim piatu, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta keluarga pra-sejahtera di Indonesia disebut harus terus ditingkatkan.
Sebanyak 1.300 anak yatim menerima santunan dari Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) bersama PT Agung Podomoro Land Tbk
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved