Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Prabowo Ingatkan Risiko Perpecahan

M Ilham Ramadhan Avisena
04/3/2026 21:55
Prabowo Ingatkan Risiko Perpecahan
Presiden Prabowo Subianto.(Biro Pers Sekretariat presiden.)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengingatkan potensi retaknya persatuan nasional di tengah situasi global yang kian tidak menentu. Pesan itu disampaikan dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh nasional di Istana Jakarta, yang kemudian disampaikan kembali oleh Ketua MPR Ahmad Muzani kepada awak media, Rabu (4/3).

Menurut Muzani, Prabowp melihat dinamika global saat ini bukan hanya berdampak pada ekonomi dan politik, tetapi juga berpotensi memengaruhi cara pandang masyarakat di dalam negeri.

"Pesan khusus dari Presiden supaya kita semua, bangsa Indonesia menjaga persatuan, menjaga kekompakan, menjaga kebersamaan, karena situasi global seperti sekarang ini memudahkan masyarakat berpikir menurut cara pandang masing-masing dan itu berpotensi untuk merusak keharmonisan kita, keakraban kita, dan kekompakan kita dalam berbangsa dan bertanah air," jelas Muzani.

Prabowo menegaskan, setiap kebijakan yang diambil diarahkan untuk kepentingan nasional dan menjaga keutuhan negara.

Salah satu langkah yang disebut Muzani sebagai bagian dari upaya menjaga soliditas adalah pertemuan Presiden dengan para pemimpin nasional lintas generasi pada Selasa malam (3/3). Forum itu, kata dia, menjadi ruang bertukar pandangan di tengah tantangan global yang kompleks.

"Presiden menerima pandangan itu dengan senang hati, dan sebagai sebuah masukan yang oleh beliau menjadikan referensi dalam pengambilan keputusan," ujarnya.

Muzani menyebut Prabowo membuka ruang dialog seluas-luasnya dengan berbagai elemen bangsa. Keterbukaan itu dinilai penting agar kebijakan strategis tidak lahir dalam ruang tertutup, melainkan melalui pertimbangan yang lebih luas.

"Pada prinsipnya Presiden sangat terbuka terhadap pandangan, pemikiran dari semua para pemimpin masyarakat, pemimpin bangsa," pungkasnya. (Mir/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya