Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Pekalongan Fadia Arafiq ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT) di sebuah hotel di Simpang Lima, Kota Semarang bersama ajudan dan orang kepercayaannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memperingatkan kepada kepala daerah untuk menciptakan birokrasi yang bersih dan tidak melanggar hukum.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (3/3) kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq masih menjadi perbincangan baik di kalangan pegawai pemerintah maupun warga, karena sebelumnya lembaga antirasuah ini juga melakukan hal serupa terhadap Bupati Pati Sudewo.
Menariknya dalam OTT terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ini, dilakukan di sebuah hotel di Simpang Lima Kota Semarang bersama ajudan dan orang kepercayaannya, sehingga muncul banyak pertanyaan muncul menyangkut keberadaan kepala daerah veradacdi Pantura Jawa Tengah tersebut di kota ini.
"Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama ajudan dan orang kepercayaannya di Kota Semarang pada Selasa (3/3) dini hari dan ketiganya langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang menanggapi OTT oleh lembaga antirasuah terhadap dua kepala daerah di provinsi ini, mengingat kepada Bupati dan Wali Kota di Jawa Tengah harus menciptakan birokasi yang bersih dan tidak melanggar hukum dan dalam kasus ini menghormati proses penyidikan yang dilakukan oleh KPK.
"Itu tergantung oerangnya, yang jelas itu kembali ke personelnya, itu secara tidak langsung pembelajaran bagi semua, sebagai pelayan publik harus clean dan good government," ujar Ahmad Luthfi Selasa (3/3).
Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menanggapi penangkapan terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh KPK mengaku masih menunggu proses hukum yang masih berjalan di KPK, sebelum menindaklanjuti langkah berikutnya sesuai aturan yang berlaku.
"Kami masih menunggu proses lebih lanjut, seperti juga saat terjadi OTT di Kabupaten Pati," tutur Tah Yasin Maimoen.
Meskipun demikian, menurut Taj Yasin Maimoen, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjamin bahwa pemerintahan di Kabupaten Pekalongan tetap berjalan dan tidak terganggu pelayanan kepada publik, meskipun bupatinya terkena OTT KPK. "Kami akan terus memantau perkembangan dan kondisi pemerintah di Pekalongan," tambahnya. (H-2)
Para pejabat Pemkab Pekalongan yang masih menjalani pemeriksaan, menurut sore ini langsung dibawa ke Jakarta melalui jalur darat.
KPK ungkap detail OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait dugaan suap pengadaan 'outsourcing' di Pemkab Pekalongan.
Penyidik lembaga antirasuah juga memeriksa sejumlah pejabat setingkat kepala bagian dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Tercatat, ini merupakan operasi kedelapan yang dilakukan KPK dalam tiga bulan pertama 2026
KPK menyegel sejumlah kantor intansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah setelah operasi tangkap (OTT) tangan terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved