Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Profil Riza Chalid: The Gasoline Godfather Kasus Papa Minta Saham Buronan Interpol 2026

Media Indonesia
01/2/2026 22:57
Profil Riza Chalid: The Gasoline Godfather Kasus Papa Minta Saham Buronan Interpol 2026
Ilustrasi(Dok Istimewa)

 

NAMA Mohammad Riza Chalid kembali mengguncang publik pada awal 2026. Sosok yang selama puluhan tahun dikenal sebagai "penguasa abadi" bisnis minyak Indonesia atau The Gasoline Godfather, kini resmi berstatus buronan internasional. Interpol telah menerbitkan Red Notice untuk Riza Chalid per Januari 2026 terkait dugaan megakorupsi tata kelola minyak mentah di tubuh PT Pertamina (Persero).

Berikut adalah profil lengkap dan rekam jejak kontroversial Riza Chalid yang dirangkum tim redaksi.

1. Status Terkini: Buronan Korupsi Triliunan Rupiah

Hingga Februari 2026, keberadaan Riza Chalid masih belum diketahui secara pasti, meskipun Interpol telah mendeteksi jejaknya di salah satu negara anggota. Ia ditetapkan sebagai tersangka utama bersama putranya, Muhammad Kerry Adrianto Riza, dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan kilang dan perdagangan minyak mentah periode 2018–2023.

Kasus ini diperkirakan merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah, menjadikannya salah satu skandal keuangan terbesar dalam sejarah BUMN energi. Kejaksaan Agung menyebut Riza sebagai Beneficial Owner (pemilik manfaat) dari entitas bisnis yang memanipulasi kontrak kerja sama dengan subholding Pertamina.

2. Gurita Bisnis dan Julukan "The Gasoline Godfather"

Lahir pada tahun 1960, Riza Chalid membangun reputasinya sebagai raksasa di sektor hilir migas. Kekuatannya berpusat pada dominasi perdagangan impor minyak melalui Petral (Pertamina Energy Trading Limited) sebelum dibubarkan pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo periode pertama.

Kekayaannya pernah dicatat Globe Asia mencapai US$ 415 juta, menempatkannya di jajaran orang terkaya Indonesia. Selain minyak, portofolio bisnisnya mencakup:

  • Energi: PT Orbit Terminal Merak (penyewaan terminal BBM).
  • Perkebunan: Kelapa sawit.
  • Ritel & F&B: Jaringan ritel mode dan industri minuman (jus).
  • Properti: Aset bernilai tinggi di kawasan elit Jakarta Selatan (telah disita negara).

3. Jejak Kontroversi: Dari Petral hingga "Papa Minta Saham"

Sebelum kasus 2026 meledak, nama Riza Chalid sudah lekat dengan kontroversi tingkat tinggi. Pada 2015, ia menjadi tokoh sentral dalam skandal "Papa Minta Saham" yang melibatkan Ketua DPR saat itu, Setya Novanto, dan Presiden Direktur Freeport Indonesia. Rekaman pembicaraan mereka di Hotel Ritz-Carlton menjadi bukti upaya pencatutan nama Presiden untuk negosiasi perpanjangan kontrak karya Freeport.

Meskipun sempat menghilang pasca-skandal 2015, Riza tidak pernah tersentuh hukum secara signifikan hingga penetapan tersangka oleh Kejaksaan Agung pada pertengahan 2025 yang berujung pada status buron saat ini.

Ringkasan Fakta Kunci (2026):

  • Status Hukum: Tersangka & Buronan Interpol (Red Notice).
  • Kasus: Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina (2018-2023).
  • Afiliasi Keluarga: Muhammad Kerry Adrianto (Anak) turut menjadi tersangka.
  • Julukan: The Gasoline Godfather / Saudagar Minyak.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya