Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Soal Pelaporan Pandji Pragiwaksono, Pengamat: Masih Terapkan Praktik Rezim Lama

Despian Nurhidayat
09/1/2026 14:32
Soal Pelaporan Pandji Pragiwaksono, Pengamat: Masih Terapkan Praktik Rezim Lama
Pandji Pragiwaksono(MI/Ramdani)

PENGAMAT Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis, menanggapi special show stand up yang dibawakan oleh Pandji Pragiwaksono dan dilaporkan oleh beberapa pihak. Menurutnya, pengaduan yang dilakukan tidak masuk akal.

“Saya kira pengaduan ini juga bermasalah ya, aneh gitu. Walaupun sudah disahkan KUHP yang baru, tapi saya kira sangat jelas ya bahwa itu delik aduan oleh seseorang yang mempunyai legal standing. Jadi tidak bisa lagi diadukan oleh orang lain atau warga negara yang merasa bahwa wakil presidennya dicemooh dan sebagainya. Jadi tidak bisa seperti itu,” ungkap Rissalwan kepada Media Indonesia, Jumat (9/1).

Menurutnya, Indonesia saat ini masih erat dengan praktik pembungkaman terhadap penyampaian kritik. “Jadi harus kita lihat bahwa ini masih ada praktik-praktik dari rezim yang lama gitu ya, ingin membungkam orang gitu, padahal kebebasan berekspresi itu sah-sah saja gitu kan,” ucapnya.

Kejadian pelaporan ini juga memberikan dampak besar kepada Pandji. Rissalwan menyebut Pandji mengalami penyerangan ke pihak keluarganya.

“Sebetulnya kalau kita perhatikan di medsos ya, banyak sekali 'serangan' ya. Bahkan ada yang menyerang keluarga, anaknya Panji, begitu ya. Jadi seharusnya kalau saya melihat, jangan menggunakan instrumen-instrumen yang tidak tepat sasaran begitu ya, itu tidak tepat,” jelasnya

“Kalau memang tidak terima ya balas dengan jokes juga. Itu kan harusnya jokes balas jokes gitu ya,” tuturnya.(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya