Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Said Abdullah Instruksikan Kader PDIP Jatim Rekrut 1,5 Juta Anggota Baru dalam 5 Tahun

Rahmatul Fajri
21/12/2025 11:27
Said Abdullah Instruksikan Kader PDIP Jatim Rekrut 1,5 Juta Anggota Baru dalam 5 Tahun
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur periode 2025-2030, Said Abdullah, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus partai untuk melakukan rekrutmen anggota secara besar-besaran di Jawa Timur.(Dok Istimewa )

KETUA DPD PDI Perjuangan Jawa Timur periode 2025-2030, Said Abdullah, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus partai untuk melakukan rekrutmen anggota secara besar-besaran di Jawa Timur. Target ambisius ditetapkan, yakni menambah 1 juta hingga 1,5 juta anggota baru dalam lima tahun ke depan.

Hal tersebut ditegaskan Said Abdullah saat memberikan sambutan usai dilantik kembali memimpin banteng Jawa Timur. Ia menekankan bahwa kekuatan partai tidak hanya terletak pada jumlah, tetapi juga pada militansi dan loyalitas kader yang terdidik secara ideologis.

"Jika anggota PDI Perjuangan Jawa Timur saat ini lebih dari 500 ribu, dalam lima tahun ke depan kita harus punya target menambah 1 hingga 1,5 juta anggota," ujar Said di hadapan para pengurus DPD yang baru dilantik, Sabtu (20/12).

Said mengingatkan agar proses rekrutmen tidak dilakukan dengan cara-cara pragmatis-transaksional. Menurutnya, masyarakat harus bergabung secara sukarela karena merasakan manfaat nyata dari kehadiran partai melalui berbagai program kerakyatan.

"Syarat dasar PDI Perjuangan besar di Jawa Timur yakni kita harus mengetahui demografi dan tren ke depan. Kita harus punya mimpi yang tidak menggantung di langit, tetapi menjadi kenyataan politik yang ada di bumi," tegasnya.

Secara spesifik, Said menyoroti besarnya porsi pemilih Gen Z dan Alpha yang mencapai 11,7 juta orang atau 27,8% dari penduduk Jawa Timur. Untuk menggaet kelompok digital native ini, PDI Perjuangan Jatim merancang inisiatif Youth Venture Fund (YVF).

Program ini bertujuan membentuk modal abadi guna mendanai 50.000 startup baru hingga tahun 2030. Melalui YVF, anak muda akan mendapatkan akses modal tanpa jaminan serta peningkatan keterampilan digital (skill upgrade).

"Kita ingin membangun ekosistem di mana kader partai mampu menguasai 'bahasa prokem' anak muda melalui media sosial, sekaligus menyediakan akses ekonomi kreatif agar mereka bisa membangun aset digital yang layak," tambah Said.

Sementara untuk segmen milenial atau Gen Y yang berjumlah 9,3 juta orang, Said mendorong kepala daerah dari kader PDI Perjuangan untuk melakukan reformasi struktural guna mempermudah masuknya investasi manufaktur.

Perluasan industri di wilayah tengah Jawa Timur seperti Jombang, Nganjuk, hingga Ngawi diharapkan menjadi kunci untuk menyerap tenaga kerja, terutama bagi mereka yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja (lay off).

"Pertumbuhan industri menjadi kunci penyelamat bagi pengangguran. Bidang Industri, Tenaga Kerja, dan UMKM harus memiliki hubungan baik dengan pelaku usaha agar kader-kader PDI Perjuangan bisa mendapatkan pekerjaan layak," pungkasnya. (E-4)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya