Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR RI Dapil Jawa Barat IX Ateng Sutisna menyoroti kasus keracunan massal yang kembali terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumedang, Jawa Barat. Ia menegaskan, insiden ini akan terus berulang jika akar masalah pendirian dan pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau unit operasional untuk mendukung dan melaksanakan program MBG tidak segera dibenahi.
“Ini bukan sekadar soal makanan basi atau alergen. Kejadian ini akan terus berulang dan berulang selama pendirian SPPG dibiarkan penuh praktik mafia, mulai dari penentuan titik lokasi sampai berdirinya dapur SPPG,” kata Ateng, melalui keterangannya, Rabu (1/10).
Menurut Ateng, klaim bahwa program MBG benar-benar gratis adalah ilusi. Faktanya, kata ia, sejak tahap awal sudah ada biaya besar yang keluar. Kondisi ini membuat banyak pengelola SPPG akhirnya mencari cara untuk menutup ongkos, salah satunya dengan menurunkan kualitas makanan yang seharusnya tidak perlu terjadi.
“Kenyataannya tidak gratis. Uang sudah keluar sejak awal, dan akibatnya kualitas makanan yang sampai ke anak-anak dikorbankan. Ini sangat berbahaya karena menyangkut kesehatan,” ujarnya.
Ateng meminta Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah pusat dan daerah segera melakukan evaluasi total terhadap tata kelola SPPG, termasuk mengusut potensi mafia anggaran yang bermain di dalamnya.
“Jangan sampai program mulia seperti MBG berubah jadi ladang bisnis kotor. Mafia ini harus dibongkar, diproses hukum, dan disingkirkan dari program yang seharusnya untuk rakyat,” tambahnya.
Ia menegaskan, kasus ini harus dijadikan peringatan keras bagi pemerintah agar tidak menutup mata terhadap potensi penyimpangan di lapangan.
“Ini soal integritas program. Kalau pemerintah tidak berani memberantas mafia SPPG, maka kasus keracunan seperti ini akan terus menelan korban di daerah-daerah lain,” pungkasnya. (M-3)
PBNU meluncurkan 41 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) NU yang berpusat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel, Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Badan Gizi Nasional berdayakan warga binaan Lapas Purwakarta jadi petani untuk pasok bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Simak skemanya di sini.
Nanik mengimbau para kepala daerah di Kabupaten dan Kota agar saling mendukung dalam menyiapkan pasokan bahan pangan lokal untuk dapur MBG.
BGN sangat mengapresiasi langkah Pemprov DIY yang telah menyiapkan program Lumbung Mataram di desa-desa, sebagai pemasok bahan baku pangan untuk SPPG
Jangan menyusun menu yang itu-itu saja. Karena pemakaian terus-menerus dalam jumlah banyak bisa memicu lonjakan harga.
Kepala SPPG harus terlibat dan bertanggung jawab penuh dalam mengatur jam kerja timnya, baik dirinya sendiri, Akuntan, Ahli Gizi, maupun para relawan.
Program MBG dilaksanakan dengan prinsip-prinsip HAM, antara lain, pertama prinsip universalitas, yakni hak untuk hidup dan gizi berlaku untuk semua orang tanpa pengecualian.
SPPG baru diwajibkan menyajikan makanan MBG secara bertahap, dimulai dari porsi kecil hingga meningkat ke jumlah lebih besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved