Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR hukum pidana Universitas Trisakti Azmi Syahputra menyoroti operasi tangkap tangan (OTT) Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Noel terjerat OTT terkait dugaan pemerasan sertifikasi K3.
Azmi mempertanyakan ditangkapnya Noel ini murni keadilan atau upaya pembersihan pendukung rezim lama. Diketahui, Noel merupakan pendukung Jokowi dan Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019.
"Seorang yang selama ini tampil sebagai wajah ideal pembela rezim lama kini justru terjerat di pusaran proses hukum lembaga anti rasuah dugaan telah terjadi peristiwa korupsi sehingga dapat menimbulkan pertanyaan, apakah ini murni kehandalan penggalian informasi kinerja KPK, atau sinyal pragmentasi pergeseran arus di istana, dari kelompok tertentu atau faksi kekuasaan tertentu kah?," kata Azmi melalui keterangannya, Jumat (22/8).
Azmi menilai di satu sisi, Noel dikenal vokal di ruang publik membela pekerja. Namun, dengan dugaan pemerasan yang menjeratnya muncul pertanyaan kasus itu murni penegakan hukum atau ada upaya menyingkirkan Noel.
“Tentu, setiap OTT bisa dibaca bukan hanya sebagai penegakan hukum, tetapi juga dapat sebagai penanda siapa yang sedang disingkirkan dari panggung pentas politik," katanya.
Azmi meminta KPK untuk profesional dan transparan dalam mengungkap kasus ini. Ia mengatakan publik menunggu KPK menjadi adil dan bukan alat untuk pembersihan lingkaran kekuasaan.
"Publik tidak boleh lagi terjebak pada drama panggung permasalahan yang lewat silih berganti dengan adanya fenomena kasus, karenanya KPK kini diuji, untuk semakin berani dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," katanya. (H-4)
KPK merespons permohonan pengalihan penahanan yang diajukan mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel menjadi tahanan rumah seperti yang diterima eks Menag Yaqut Cholil Qoumas.
Terdakwa mantan Wakil Menteri Tenaga Kerja Immanuel Ebenezer alias Noel menjalani sidang kasus dugaan pemerasan dalam penerbitan sertifikat K3.
KPK mengembangkan kasus dugaan pemerasan dalam penerbitan sertifikat K3. Tiga saksi dimintai keterangan terkait sebaran uang dari perusahaan PJK3 dan keterlibatan oknum di Kemenaker.
Apakah itu wujud pelampisan dendam atau strategi dalam menghadapi kasusnya? Atau, dia sekadar cari panggung dan menarik simpati?
Ia mengaku tidak terkejut dengan pernyataan Noel yang menyebut ada upaya kriminalisasi terhadap dirinya.
udingan Noel terkait adanya aliran dana ke partai politik nasional yang disebut berinisial “K” tidak cukup disampaikan kepada publik.
DEPUTI KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan laporan MAKI ke Dewas KPK kepedulian publik terhadap upaya pemberantasan korupsi, laporan terkait status Yaqut Cholil Qoumas jadi tahanan rumah
Sampai 11 Maret 2026, baru 67,98% penyelenggara negara yang menyerahkan LHKPN, padahal batas waktu sampai 31 Maret.
KOORDINATOR MAKI, Boyamin Saiman menduga ada pihak yang melakukan intervensi kepada KPK sehingga eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bisa menjadi tahanan rumah.
MAKI berencana mengadukan pimpinan KPK ke Komisi III DPR RI terkait mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas jadi tahanan rumah
KPK pastikan pengalihan penahanan Yaqut Cholil Qoumas dari tahanan rumah kembali ke rutan sesuai prosedur hukum kasus korupsi kuota haji.
KPK percepat pemberkasan kasus korupsi kuota haji agar segera disidangkan. Simak alasan pemeriksaan eks Menag Yaqut saat libur Lebaran
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved