Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DETASEMEN Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mendalami motif teror bom pada pesawat Boeing 777-300ER milik maskapai Saudia Airlines rute Jeddah-Jakarta yang saat itu membawa para jemaah haji.
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Densus 88 Antiteror Polri mengatakan pihaknya terlibat untuk berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan ancaman tidak berkembang menjadi sesuatu yang berbahaya.
"Kita dari awal telah merespons itu dengan pengembangan, tapi sampai sekarang belum ditemukan (bom)," kata Mayndra, Rabu (17/6).
Ia menjelaskan ancaman tersebut menggunakan bahasa asing yang diterima petugas. Jadi, pendalaman masih terus dilakukan dan berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi.
Adapun, pesan yang dimaksud bertuliskan bahasa inggris yang dikirim dari Mumbai, India, yang pada intinya menebar teror pesawat akan diledakkan saat landing di Jakarta.
"Iya, itu dari email kita melihat apakah ada ancaman potensi dari dalam negeri. Apakah ancaman dari luar negeri, kita juga berkoordinasi dengan otoritas dari Saudi," ujarnya.
"Karena kan objek yang diancam itu asetnya Saudi yang ada di Indonesia. Karena Saudia Airlines kan punya Saudi ya. Bahwa itu adalah benar, bahwa maskapai itu diancam," imbuhnya.
Kendati begitu, Mayndra belum bisa berbicara lebih lanjut perihal ancaman yang dikirim melalui email tersebut. Sebab, pihaknya masih terus melakukan koordinasi di dalam maupun luar negeri untuk mereduksi ancaman tersebut.
"Sampai sekarang belum ada (ditemukan bom), kita juga masih koordinasi dengan antarnegara," tuturnya.
Diketahui sebelumnya, pesawat komersial milik maskapai Saudia Airlines rute Jeddah-Jakarta terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, pada Selasa (17/6) siang, usai mendapat ancaman bom saat penerbangan berlangsung.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Ferry Walikintukan mengatakan, dalam penerbangan tersebut, pilot pesawat menerima informasi adanya dugaan bom di dalam pesawat. Setelah mendapatkan informasi ancaman tersebut, pilot memutuskan untuk mendarat darurat di Bandara Kualanamu.
"Kami menerima informasi bahwa pilot pesawat mendapatkan ancaman bom setelah pesawat take off. Akibatnya, pilot memutuskan untuk mendarat darurat di Kualanamu," kata Ferry, Selasa (17/6).
Ferry menjelaskan, pesawat tersebut mendarat dengan selamat di Bandara Kualanamu sekitar pukul 10.55 WIB. Tak lama, tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Sumut dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap pesawat dan seluruh barang bawaan.
"Pilot mendapatkan teror bom. Itu pesawat rute Jeddah-Jakarta. Jadi pilotnya yang dapat informasi ada ancaman bom," ujarnya. (P-4)
Polisi mengungkapkan bahwa tersangka H (23) memilih 10 sekolah di Depok, Jawa Barat, sebagai target ancaman bom secara acak.
Polres Metro Depok mengungkap motif di balik aksi teror ancaman bom terhadap 10 sekolah di Depok, Jawa Barat.
Polres Metro Depok menetapkan pria berinisial HRR sebagai tersangka dalam kasus ancaman bom yang dikirimkan ke 10 sekolah di Depok, Jawa Barat, pada Selasa (23/12).
Kepolisian masih menyelidiki kasus ancaman bom yang dikirimkan melalui surat elektronik ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat.
Polisi memastikan ancaman bom yang diterima 10 sekolah di Depok tidak terbukti. Tim Gegana Brimob dan Polres Metro Depok melakukan penyisiran.
Terduga pelaku saat ini sedang menjalani operasi di rumah sakit akibat luka yang dideritanya. Selain itu, ada satu korban turut dioperasi.
Temuan tersebut menjadi peringatan penting bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, khususnya di Jawa Timur, untuk memperkuat sistem pencegahan sejak dini.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
Densus 88 menyebut aksi penikaman di sekolah Moskow, Rusia, terinspirasi ledakan SMAN 72 Jakarta setelah ditemukan tulisan “Jakarta Bombing 2025”.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
Densus 88 mengungkap fakta mengejutkan: remaja pelaku penusukan di Moskow menuliskan 'Jakarta Bombing 2025' di senjatanya, terinspirasi insiden SMA Negeri 72.
Densus 88 Antiteror Polri merilis daftar 27 grup media sosial yang menyebarkan ideologi ekstrem seperti Neo Nazi kepada anak-anak. Simak daftarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved