Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MITRA Badan Gizi Nasional (BGN) di Kalibata, mengaku tidak dibayar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu menyebabkan tutupnya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kalibata, Jakarta Selatan.
Pengamat pendidikan sekaligus Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Martaji menilai kejadian tersebut bentuk nyata tidak matangnya persiapan program MBG.
“Jangan membuat program yang asal memenuhi janji kampanye atau asal jalan," ujar Ubaid.
Ubaid menerangkan jika MBG tidak bersumber dari uang rakyat maka tidak masalah. Sayangnya sumbernya dari APBN.
“APBN itu kan uang rakyat harus dikelola dengan baik, jangan sampai bocor, jangan sampai tidak tepat sasaran, jangan sampai tidak mencapai tujuan yang diharapkan dan seterusnya," ujarnya.
Ubaid menilai tutupnya SPPG di Kalibata menunjukkan terjadinya pemborosan keuangan negara. Hal tersebut dinilai berbanding terbalik dengan keinginan pemerintah yang melakukan efisiensi anggaran.
Ia pun mempertanyakan apakah program MBG sangat krusial untuk anak-anak sekolah, atau sejatinya ada yang lebih penting dari program tersebut.
Ubaid menegaskan pemerintah harus memerhatikan dan mencari jalan keluar bagaimana menuntaskan masalah anak putus sekolah ketimbang memberikan MBG. (Z-2)
Karena coretax berjalan belum sesuai perencanaan awal. Sehingga hal ini justru menyebabkan penerimaan pajak tersendat.
Kebijakan peningkatan belanja pada 2025 sudah berada di jalur yang tepat. Namun, tantangan besar ke depan adalah memastikan efektivitasnya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bonus atlet SEA Games Thailand senilai Rp480 miliar bersumber dari APBN, bukan uang pribadi Presiden. Peraih emas terima Rp1 miliar.
DEFISIT fiskal Indonesia pada 2025 tercatat melebar melampaui target pemerintah, seiring percepatan belanja negara di penghujung tahun dan lemahnya kinerja penerimaan.
Suahasil menyebut bahwa realisasi PNBP 2025 yang mencapai Rp534,1 triliun masih lebih rendah jika dibandingkan dengan realisasi PNBP 2024 tang mencapai Rp584,4 triliun.
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved