Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) meminta semua pihak tidak perlu khawatir terkait tudingan bahwa militer telah masuk ke ranah perguruan tinggi. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen Wahyu Yudhayana menanggapi fenomena yang terjadi di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Udayana, dan di Papua.
Wahyu mengakui, Komandan Kodim (Dandim) 0701 Banyumas menghadap ke pihak rektorat setelah mahasiswa Unsoed menggelar unjuk rasa terkait pengesahan Revisi Undang-Undang TNI di depan Kodim Banyumas pada 21 Maret lalu. Kedatangan Dandim ke rektorat, sambungnya, untuk menyampaikan tindakan para mahasiswa yang dinilai tidak elok karena meletakkan kotoran sapi di depan Kodim.
"Itu dirasa oleh Dandim kurang elok gitu ya, karena itu jalan kan jalan umum, digunakan masyarakat banyak juga. Yang kedua, juga bisa memprovokasi anggota," kata Wahyu kepada Media Indonesia, Kamis (3/4).
Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed mengklaim bahwa militer telah mengintervensi kampus lewat upaya sosialisasi atas perubahan Undang-Undang TNI. Menurut keterangan resmi BEM Unsoed, pertemuan itu hanya dijadikan wadah oleh militer untuk meminta klarifikasi dan permintaan maaf atas aksi yang digelar mahasiswa.
Terkait kegiatan kerja sama antara Kodam IX/Udayana dan Universitas Udayana, Wahyu menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah memberikan kesempatan kepada prajurit TNI AD di wilayah Kodam Udayana guna menimba ilmu di universitas tersebut. Menurutnya, perjanjian kerja sama antara TNI AD dan perguruan tinggi bukan kali ini saja terjadi.
"Itu memang murni untuk menimba ilmu di kampus tersebut. Tidak ada sama sekali tujuan lain. Kan sudah terbukti selama ini kalau (prajurit) TNI yang bersekolah di kuliah di kampus-kampus itu memang murni menimba ilmu di situ, tidak dalam kaitan untuk militeristik," terangnya.
Sementara, klausul perjanjian dengan Universitas Udayana perihal kegiatan bela negara maupun wawasan kebangsaan juga dinilai Wahyu sudah berlaku selama ini. Ia mengekalim, kegiatan itu dilakukan secara terbuka dan bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para mahasiswa.
"Semua mahasiswa bisa mengikuti, semua mahasiswa bisa mencoba mencerna materinya, apakah materinya berupa indoktrinasi ataukah intervensi ataukah memang murni materi wasbang (wawasan kebangsaan) dan bela negara," ujar Wahyu.
Sementara, kegaitan yang dilakukan Kodim 1707/Merauke, Papua Selatan, dengan melayangkan surat kepada Sekretariat Daerah Merauke untuk meminta data mahasiswa disebut Wahyu murni sebagai kegiatan pendataan dan dengan tujuan yang tepat. Di samping itu, ia juga menegaskan bahwa sasaran pendataan tak hanya mahasiswa baru saja, tapi juga ke komponen masyarakat lain.
"Kelompok tani, sekarang jumlahnya berapa di wilayah itu, orang asing yang bekerja di wilayah itu sekarang ada berapa, yang kerja produktif. Jadi bukan cuma pendataan kepada komponen adik-adik mahasiwa," beber Wahyu.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendataan itu merupakan bentuk kesiapan TNI dalam melaksanakan kegiatan teritorial. Oleh karena itu, ia juga mahfum bahwa pendataan merupakan domain dari Badan Pusat Statistik (BPS). Lagi pula, sambung Wahyu, data yang dipegang TNI AD juga nantinya akan disandingkan dengan data dari BPS.
"Tetapi TNI Angkatan Darat sebagai komponen utama pertahanan negara yang punya fungsi utama pertempuran dan fungsi utama teritorial, salah satunya kan dalam fungsi utama teritorial menyiapkan komponen masyarakat agar siap sewaktu-waktu untuk bersama-sama dengan TNI melaksanakan bela negara," jelasnya. (P-4)
Kapan pendaftaran TNI AD 2026 dibuka? Simak jadwal lengkap Tamtama, Bintara, dan Taruna Akmil, syarat terbaru (tinggi badan 158 cm), serta panduan lolos seleksi di sini.
Pendaftaran Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA 2026 masih dibuka hingga 29 Januari. Validasi data dimulai hari ini, 6 Januari 2026. Simak syarat lengkapnya.
Demonstrasi militer dan parade serta pameran alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Juang TNI AD.
Empat Unit Kendaraan Operasional Diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Guna Percepatan Bantuan di Wilayah Terdampak Bencana.
Hingga Minggu (30/11), total 21.707 personel TNI AD dikerahkan untuk membantu percepatan penanganan dampak banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi sejak 21 November 2025 dan menimpa 13 kabupaten/kota di Sumatra Utara, BNPB menyebutkan telah 58 orang ditemukan meninggal.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendesak Universitas Udayana menindak tegas pelaku dugaan perundungan yang menewaskan mahasiswa.
UNIVERSITAS Udayana (Unud) membantah jika kasus bunuh diri yang dilakukan oleh seorang mahasiswa bernama Timoty Anugrah Saputra, 22, disebabkan kebuntuan dalam penulisan skripsi.
Penyidik berupaya mencari petunjuk lain terkait bukti perundungan dengan mengecek telepon seluler (ponsel) milik korban.
REKTORAT Universitas Udayana (Unud) Bali telah membentuk tim investigasi khusus guna menyelidiki meninggalnya mahasiswa Timothy Anugrah Saputra, yang diduga menjadi korban perundungan.
RSUP Prof. Ngoerah Denpasar memulangkan tiga dokter koasistensi atau dokter muda dari Universitas Udayana (Unud) yang diduga terlibat dalam kasus perundungan Timothy Anugerah Saputra.
PIHAK kepolisian mulai melakukan penyelidikan terkait kematian mahasiswa Universitas Udayana (Unud), Timothy Anugerah Saputra, 22.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved