Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKJEN Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio mengatakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN menginstruksikan dewan pimpinan daerah (DPD) dan dewan pengurus wilayah (DPW) untuk membentuk panitia musyawarah daerah (musda) dan musyawarah wilayah (muswil).
"DPP PAN mengamanatkan akan mengajak wilayah, ya tingkat 1 dan tingkat 2 dalam hal ini DPW dan DPD untuk secepatnya membentuk panitia untuk penyelenggaraan musda dan muswil, musyawarah daerah dan musyawarah wilayah yang pelaksanaannya secepatnya karena ini sudah diamanatkan pada saat kongres bulan Agustus 2024 yang lalu," kata Eko di kantor DPP PAN, Jakarta, Kamis (6/3).
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengungkapkan musda dan muswil di 38 provinsi ini sudah diinstruksikan kepada pengurus DPW dan DPD untuk segera mempersiapkan kepanitiaan dan mengumumkan siapa saja yang akan menjadi formatur kepemimpinan pengurus. Ia mengatakan proses pemilihan pimpinan nantinya akan berlangsung demokratis.
"Intinya adalah PAN akan terus untuk mengawal proses demokrasi di Indonesia ini benar-benar cerminan dari prinsip kedaulatan rakyat dan itu tecermin di dalam rumah tangga PAN sendiri," katanya.
Ia mengatakan musda dan muswil perlu segera dilaksanakan agar PAN dapat mulai membahas perencanaan untuk mengikuti Pemilu 2029.
"Harapannya di tahun ini seluruh proses muswil musda, muscab itu sudah selesai dan konsolidasi organisasi sudah selesai, perencanaan pemenangan Pemilu untuk 2029 akan kita selesaikan di tahun ini sehingga kedepan PAN sudah siap untuk Pemilu 2029," katanya. (Faj/P-2)
PEMUDA Katolik resmi meluncurkan Sekolah Politik dan Demokrasi Batch 1 atau POLITIKU.
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Menurut Titi, menaikkan atau menurunkan ambang batas bukan hanya tidak rasional, tetapi juga berpotensi memperdalam ketidakadilan representasi politik.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved