Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Survei Indonesia (LSI) dalam survei terbaru terkait kinerja penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran memaparkan, Kejaksaan Agung masih menjadi lembaga penegak hukum yang paling dipercaya oleh publik.
“Tingkat kepercayaan publik kepada pemberantasan korupsi pada lembaga-lembaga yang melaksanakan pemberantasan korupsi, kejaksaan agung nomor satu, ada (77%) yang percaya dan cukup sangat percaya. Lalu diikuti dengan pengadilan, kemudian KPK dan Polri,” jelas Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam paparannya secara daring, Minggu (9/2).
Djayadi memaparkan tingkat kepercayaan publik terhadap pengadilan sebesar (73%), diikuti KPK di angka (72%) dan Polri menempati peringkat terbawah dengan angka (71%).
“Di antara 4 lembaga penegak hukum utama ini, tampaknya Kejaksaan Agung yang paling percaya oleh masyarakat, kemungkinan besar itu terkait dengan sikap dan tindakan yang dilakukan oleh Kejagung selama ini melalui kasus-kasus yang berkembang dan menjadi perhatian masyarakat,” katanya.
Sementara itu, penilaian publik terhadap lembaga penegak hukum dalam pemberantasan korupsi masih menempatkan Kejaksaan Agung di peringkat teratas dengan angka 73%.
Selain itu, Djayadi memaparkan tingkat kepercayaan publik terhadap pengadilan dalam isu pemberantasan korupsi sebesar (71%), diikuti KPK di angka (69%) dan Polri menempati peringkat terbawah dengan angka (66%).
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman, Hibnu Nugroho menjelaskan faktor yang membuat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung lebih tinggi dibandingkan KPK dan Polri. Menurutnya, Kejaksaan Agung dalam menangani perkara korupsi jauh lebih komprehensif dan kontinyu sehingga dapat dituntaskan hingga akhir, hal ini berbeda dengan KPK.
“Kejaksaan Agung menangani kasus korupsi secara kontinyu, langsung dilakukan penyelidikan, penetapan tersangka, penyidikan dan persidangan. Sementara kasus yang ditangani KPK sering tersisa, contoh kasus Harto itu kasus lama Harun Masiku beberapa tahun yang lalu, ada juga kasus AKBP Bambang yang disuap tapi tak bisa dilangsungkan persidangan, lalu kasus Gubernur Kalsel, Walikota Semarang dan lainnya, banyak yang tidak tuntas,” tuturnya.
Menurut Hibnu, kerja cepat dan tuntas dari Kejaksaan Agung dalam menuntaskan kasus korupsi berdampak pada tingkat kepercayaan publik yang lebih tinggi dibandingkan kepada KPK.
“Di KPK terkesan lamban, apakah karena saking banyaknya perkara atau mungkin karena SDM-nya kurang, tetapi sampai sekarang pun sudah ditentukan tersangka, masih belum bisa dipanggil. Padahal prinsip hukum kita itu penyelesaian harus cepat dan selesai. Ketika suatu kasus hukum tidak diselesaikan, maka pandangan masyarakat menilai buruk,” tuturnya.
Sementara itu, Hibnu menjelaskan bahwa rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap Polri disebabkan karena tidak adanya tindakan responsif secara institusional ketika para anggota melakukan tindakan melawan hukum.
“Terkait dengan kelembagaan itu, Polri agak rapuh contohnya banyak penembakan antara polisi dengan polisi, polisi dengan warga, belum lagi kasus pemerasan yang dilakukan oleh Polisi dan sebagainya. Ini sangat menjatuhkan nilai kepercayaan terhadap kepolisian. Jadi bagaimana mengendalikan manajemen internal itu sangat penting,” tegasnya. (Dev/M-3)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada jajaran TNI dan Polri dalam rapat pimpinan (rapim) yang digelar di Istana Kepresidenan, Senin (9/2).
SEJUMLAH kementerian dan lembaga negara membahas penguatan moderasi beragama.
KPK memeriksa Ketua Kadin Surakarta Ferry Septha Indrianto terkait dugaan suap proyek jalur kereta DJKA Kemenhub, untuk melengkapi berkas tersangka Sudewo.
Skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia 2025 merosot ke 34, menempatkan Indonesia di peringkat 109 dunia, akibat lemahnya pengawasan dan kebijakan permisif.
KPK periksa Kartika Sari sebagai saksi kasus dugaan suap ijon proyek Bekasi, yang menjerat Bupati nonaktif Ade Kuswara dan pihak swasta.
KPK mengungkap hasil pemeriksaan saksi dalam kasus dugaan suap proyek Lampung Tengah dengan mendalami aliran uang dan sumber penghasilan Bupati nonaktif Ardito Wijaya.
KPK menyatakan tidak mempermasalahkan batalnya Jamdatun Kejagung Narendra Jatna bersaksi dalam sidang ekstradisi buronan Paulus Tannos di Singapura karena sudah ada afidavit.
KPK menyebut PT Blueray bertindak sebagai importir dari banyak perusahaan dan kini mendalami peran afiliasi serta modus suap dalam kasus dugaan korupsi importasi di Bea Cukai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved