Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Kapolda Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menceritakan momen emosional yang menggambarkan kedekatannya dengan Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam sebuah acara, Luthfi mengungkapkan hubungan personalnya yang terjalin melalui ujian hidup yang mereka hadapi bersama.
"Bu Ani (Yudhoyono) dengan almarhum isteri saya itu sakitnya sama, di rumah sakit yang sama. Setiap hari, saya dan Pak SBY bersama di rumah sakit, saling menguatkan," ujar Luthfi kepada para kader Partai Demokrat yang hadir, seperti diunggah akun Instagram @ahmadluthfi_official, Kamis (10/10).
Kedekatan mereka tidak hanya terlihat dalam kebersamaan di rumah sakit, tetapi juga dalam semangat yang dibangun untuk terus mendukung satu sama lain.
Baca juga : Demokrat: Forum Khusus Presiden Serupa dengan Mimpi SBY
“Pak SBY pernah bilang, kalau salah satu dari kita harus pulang lebih dulu, kita akan saling doakan. Kalau saya duluan, saya titip keluarga,” kenangnya.
Namun, takdir berkata lain. Ibu Ani lebih dulu dipanggil Tuhan Yang Maha Esa, dan selang seminggu kemudian, istri Ahmad Luthfi pun menyusul. Peristiwa ini memperkuat hubungan emosional keduanya.
Kisah ini bukan sekadar cerita tentang persahabatan dua tokoh, tetapi tentang ketulusan dan dukungan di saat sulit. Ini adalah kisah tentang bagaimana rasa saling menguatkan bisa muncul di tengah duka yang mendalam, membuat hubungan mereka lebih dari sekadar formalitas. (Ykb/I-2)
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya selidiki laporan Partai Demokrat terkait hoaks yang menyeret SBY. Empat akun medsos dipolisikan atas fitnah korupsi dan status tersangka.
Laporan Partai Demokrat tersebut teregistrasi dengan nomor: LP/B/97/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Demokrat menyatakan keberatan mendalam karena merasa dirugikan secara institusi maupun nama baik tokoh sentral partai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved