Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membeberkan bahwa susunan kabinet pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto akan diumumkan pada H-5 sebelum pelantikan presiden pada 20 Oktober 2024.
Susunan kabinet, kata Dasco, meliputi jumlah kementerian, nomenklatur kementerian, hingga nama-nama calon menteri. Namun, Dasco mengatakan hal itu akan secara resmi diumumkan setelah Prabowo dilantik.
"Jumlah nomenklatur kementerian sampai dengan saat ini masih dinamis. Sehingga kalau ditanya berapa, saya belum bisa menjawab," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (30/9).
Baca juga : Penggemukan Kabinet Tidak Efisien dan Bebani Keuangan Negara
Dasco menerangkan, Ketua Umum Partai Gerindra itu saat ini sedang menjaga ritme dan staminanya untuk persiapan pelantikan presiden. Artinya, lanjut Dasco, Prabowo tidak akan berpergian ke luar negeri atau ke luar kota sebelum dilantik.
Dasco mengemukakan Prabowo akan meneruskan program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo yang sudah baik.
"Tentunya kita akan masukan yang baik, dan juga kemudian memasukan beberapa terobosan yang ditunggu oleh rakyat," tegas Wakil Ketua DPR RI tersebut.
Baca juga : Kabinet Gemuk Prabowo, Jokowi: Kok Ditanyakan ke Saya?
Dasco juga belum bisa memastikan jadwal soal rencana pertemuan Prabowo dengan Presiden Ke-4 sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dascomengatakan saat ini Prabowo masih disibukkan dengan penyusunan nomenklatur kementerian dan menentukan orang-orang yang akan dipilih untuk masuk ke dalam kabinet.
"Sehinga waktu-waktu untuk pertemuan dan lain-lain juga dihitung, kemudian tidak menyita waktu untuk penyusunan nomenklatur yang seharusnya H-5 sudah selesai," tandasnya. (Ykb/P-2)
Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka penambahan kementerian dan lembaga baru yakni kabinet gemuk dinilai membuat tumpang tindih kebijakan
Setiap kementerian maupun lembaga negara memiliki kekhususan dan kekuatan masing-masing dalam menjalankan fungsinya.
Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik masyarakat perihal kabinet pemerintahannya yang disebut gemuk. Kali ini, ia tidak merespons dengan mengatakan "ndasmu".
PRESIDEN Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra tidak menghiraukan tudingan mengenai kabinet gemuk yang ditujukan pada Kabinet Merah Putih.
Prabowo mengatakan bahwa negara Timor Leste yang jumlah penduduknya hanya 2 juta jiwa bahkan memiliki kabinet berjumlah 28 orang.
DIREKTUR Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti mendorong agar pemerintah memperluas dan memperdalam efisiensi penggunaan anggaran.
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan kembali mengumpulkan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk menjalani retret di kediaman pribadinya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang
Soal konsistensi. Salah satunya jargon efisiensi dari Pemerintah. Namun, pada saat yang sama, kabinet makin gemuk.
Para pembantu baru Prabowo diberikan waktu maksimal dua bulan setelah dilantik untuk menyerahkan LHKPN. Itu, lanjutnya, mengacu pada Peraturan KPK Nomor 3 Tahun 2024.
PENGAMAT politik Citra Institute Efriza menilai pernyataan Presiden Prabowo yang disebut hanya memilih pembantu yang berkeringat bersamanya di Pilpres 2024 sekaligus bantahan isu reshuffle
Kabinet wajib dapat menunjukkan hasil yang signifikan dalam mengatasi masalah-masalah di masyarakat. Jika dinilai kurang memuaskan, ia menspekulasi reshuffle kabinet bisa terjadi.
Kabinet Prabowo sudah bekerja selama kurang lebih 20 hari setelah dilantik sejak 20 Oktober 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved