Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo membeberkan cerita Presiden keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang mengatakan dirinya jadi presiden karena modal dengkul Amien Rais.
Hal itu diungkapkan Bamsoet dalam Silahturahmi Kebangsaan bersama Keluarga Gus Dur di Gedung Nusantara IV MPR, Jakarta, Minggu (29/9/2024).
Bamsoet menuturkan, nasihat-nasihat yang disampaikan oleh Gus Dur dalam bentuk candaan menguatkan dirinya sebagai ulama besar.
Baca juga : F-PKB Fasilitasi Silaturahmi Kebangsaan Keluarga Gus Dur-MPR
"Bahkan dia pernah menyatakan, saya terpilih menjadi presiden. Saya ini jadi presiden barangkali satu-satunya yang enggak keluar uang sepeser pun. Hanya modal dengkul, itu pun dengkulnya Amin Rais," papar Bamsoet.
Tak hanya itu, politikus Partai Golkar ini menilai Gus Dur sudah dapat melihat masa depan terutama permasalahan politik saat ini.
"Jadi sebetulnya dia sudah melihat ke depan hari ini kita tidak bisa menghindar dari biaya politik yang begitu tinggi untuk menjadi anggota legislatif, bupati, wali kota, gubernur, apalagi menjadi presiden," tutur Bamsoet. (Ykb/P-3)
UUD tidak boleh terlalu sering dilakukan perubahan, tetapi juga UUD tidak boleh ditutup rapat untuk perubahan agar bisa mengikuti perubahan dan perkembangan zaman.
Sidang tahunan MPR digelar 15 Agustus. Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan agenda kenegaraan itu tidak digelar 16 Agustus 2025 karena jatuh pada hari Sabtu.
Dia meyakini kecintaan terhadap bangsa tak luntur. Meskipun berbagai macam ekspresi disampaikan oleh masyarakat.
Bahasa Indonesia memang berasal dari rumpun Melayu, tetapi telah berkembang pesat dengan menyerap berbagai unsur bahasa asing dan daerah.
Mediasi dilakukan untuk mengurangi beban Mahkamah Agung
DPR memerlukan pijakan yang kuat agar tak bertentangan dengan ketentuan hukum yang ada saat ini.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved