Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNYATAAN Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana yang mengonfirmasi adanya aksi penguntitan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah oleh anggota Densus 88 Antiteror Polri dinilai belum cukup memuaskan publik. Perlu ada investigasi menyeluruh untuk mengetahui siapa aktor intelektual di balik penguntitan Febrie.
Terlebih, saat ini jajaran JAM-Pidsus sedang mengusut megakorupsi pada PT Timah yang merugikan negara sampai Rp300 triliun. Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada Zaenur Rohman mengatakan, masalah penguntitan Febrie tidak dapat hanya diselesaikan oleh internal Polri. Penyidik Gedung Bundar Kejagung, sambungnya, juga perlu mengusut dugaan perintangan penyidikan kasus korupsi atas kejadian tersebut.
"Kalau kejaksaan punya informasi, alat bukti yang menunjukkan rangkaian peristiwa-peristiwa ini terkait dengan sebuah perkara dan menjurus pada gangguan terhadap penyelesaian sebuah perkara, maka jaksa bisa menjerat otak pelakunya dengan pasal obstruction of justice sesuai dengan Undang-Undang Tipikor," katanya kepada Media Indonesia, Rabu (29/5).
Baca juga : Pengamanan di Kejagung tidak Butuh Keterlibatan TNI
Di samping itu, lembaga pengawas Kejagung dan Polri, yakni Komisi Kejaksaan dan Kompolnas juga didorong untuk bergerak menangani permasalahan tersebut. Zaenur meminta kedua lembaga tersebut untuk melakukan investigasi dan menyampaikan kesimpulannya ke publik.
Upaya membongkar penguntitan JAM-Pidsus di tengah pengusutan kasus korupsi, sambungnya, juga dapat dilakukan oleh DPR. Bagi Zaenur, wakil rakyat di Senayan dapat menjalankan fungsi pengawasannya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bagi DPR untuk melakukan hak angket.
"DPR RI harus melaksanakan fungsi investigasi untuk mendalami peristiwa ini agar peristiwanya dapat terurai, apa yang menjadi awal mula sampai adanya penguntitan JAM-Pidsus maupun patroli Brimob di sekitar Gedung Kejagung," tandasnya.
Sementara itu, peneliti Pusat Studi Anti Korupsi (Saksi) Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur, Herdiansyah Hamzah berpendapat penguntitan yang dilakukan personel kepolisian terhadap seorang JAM-Pidsus merupakan tontonan buruk buat masyarakat. Ia pun mendorong agar kejadian tersebut didalami hingga terungkap motifnya.
"Bisa jadi upaya mengamankan kasus tertentu. Ini yang harus diuraikan, karena lazimnya pihak yang melibatkan institusi tertentu secara abusive untuk kerja-kerja intelijen, biasanya kelakuan mafia. Ada kasus yang hendak diselamatkan," ujarnya. (Tri)
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah segera mengevakuasi WNI kru kapal yang terkatung hampir setahun di lepas pantai Afrika tanpa kepastian upah dan nasib.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
PAKAR terorisme Solahudin menyebut Indonesia saat ini berada di era terbaik dalam penanganan terorisme berkat strategi kolaboratif antara soft approach dan hard approach.
Pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5276 membawa sebanyak 442 haji Kloter 12 Debarkasi Jakarta-Bekasi.
Peran serta masyarakat dibutuhkan untuk menjaga keamanan dari ancaman teror baik sebelum maupun setelah perayaan Nataru.
Terduga anggota MIT itu diamankan di Kelurahan Baiya, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (19/12) pagi.
Berbagai aktivitas tersebut terjadi di tengah fenomena penurunan serangan teroris di Indonesia atau zero terrorist attack sepanjang tahun 2023 sampai 2024.
Densus 88 menangkap tiga terduga teroris di tiga daerah di Jawa Tengah yakni yakni Kudus, Demak dan Solo. Petugas masih memeriksa terduga teroris tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved