Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DETASEMEN Khusus (Densus) 88 menangkap tiga terduga teroris di tiga daerah di Jawa Tengah yakni yakni Kudus, Demak dan Solo. Petugas menemukan sejumlah barang bukti dan kini masih memeriksa terduga teroris tersebut.
"Betul telah ditangkap, tiga orang terduga teroris oleh Densus 88 Mabes Polri. Lokasi penangkapan di Kudus, Demak, dan Solo. Nanti yang menerangkan dari Densus 88. Kalau kronologisnya saya kurang 86, tapi penangkapan dalam satu hari Senin (4/11)," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto.
Artanto belum bersedia membeberkan penangkapan tersebut karena nantinya akan disampaikan oleh pihak yang berkaitan dalam hal ini Densus 88. "Nanti yang menerangkan dari Densus 88, intinya sekarang masih dalam penguasaan (pemeriksaan 3 orang) Densus 88," tambahnya.
Informasi lain menyebutkan Densus 88 menangkap terduga teroris A di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Daiam penggeledahan di rumahnya ditemukan bendera dengan lambang ISIS.
Densus 88 juga menangkap seorang pria berinisial BI, 35, warga di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, ditangkap Densus 88 sekitar pukul 09.00 WIB.
Terduga teroris di Kudus yang berprofesi sebagai tukang ojek ini, diringkus saat melintas di Jalan Lingkar Utara Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kudus. Kemudian tim Densus 88 Mabes Polri membawa terduga teroris menuju ke Polsek Gebog.
Selanjutnya tim Densus berkoordinasi dengan Kepala Satuan Reskrim Polres Kudus dan Kepala Polsek Gebog, penggeledahan di rumah terduga teroris untuk mendapatkan barang bukti kejahatan teroris ini sekitar pukul 09.20 WIB. Penggeledahan dilakukan bersama anggota Inafis dan Bhabinkamtibmas Desa Gribig dan disaksikan pihak desa. (N-2)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved