Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo bertemu dengan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Banyumas di Hetero Space, Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (9/1). Ganjar pun berdialog dengan para pelaku UMKM.
Dalam kesempatan itu, Ganjar bertemu dengan salah satu pelaku UMKM bernama Sri Narsih. Sri pun bercerita mengenai omset dagangannya melejit tinggi.
“Jadi Pak Ganjar mampir ke tempat usaha saya. Nah dari situ setelah saya didatangi itu ternyata malah mendongkrak omset saya, jadi seluruh Indonesia itu tau akhirnya pada memesan,” kata Sri saat berdialog dengan Ganjar di Hetero Space, Banyumas, Jawa Tengah.
Baca juga : Analis Sebut Prabowo Terlihat tidak Kuasai Data Pertahanan di Debat Capres
Sri merupakan pedagang keripik ikan nila crispy sejak tahun 2019. Ia pun juga mengikuti program pelatihan bagi UMKM di Hetero Space di Banyumas untuk mengetahui bagaimana memanage usaha.
Baca juga : Ganjar-Mahfud Siapkan Program bagi Gen Z dan Millennial
“Hetero Space sangat penting, karena mereka melakukan kegiatan buat kami, untuk membina kami UMKM,” jelas Sri.
Lebih lanjut, Ganjar mendengarkan keluh kesah para pelaku UMKM, agar ke depannya bisa membantu mereka berkembang lebih jauh.
Sementara, Ganjar sedikit bernostalgia dengan Hetero Space yang diresmikan beberapa tahun lalu. Capres berambut putih sudah meresmikan tiga Hetero Space di tiga kota yaitu Solo, Semarang dan Banyumas.
Hetero Space, menurut Ganjar adalah ruang berproses untuk menjadi wadah bagi para anak muda dalam berkreasi. Salah satunya mereka membuat pelatihan bagi para pelaku UMKM.
“Kemudian membuat banyak sekali pelatihan meeting point bagi para pelaku UMKM dan koperasi mereka berlatih di sini,” ujar Ganjar.
Ganjar menyatakan banyak para pelaku UMKM yang banyak mendapatkan manfaat pasca pelatihan yang dilakukan di Hetero Space. Karena itulah, program seperti pembuat Hetero Space ini akan dibuat ke seluruh wilayah Indonesia saat menjabat Presiden nantinya.
“Bener (ke nasional) jadi kemarin ada keinginan tambahan umpama sementara ini mereka berproduksi sektor riil, tapi ada seniman. Barang kalo mereka akan bermain musik, mereka tari mereka tulis menulis maka saya kira akan penting, maka kemudian nanti bisa berkembang,” kata Ganjar.
“Harapan saya di Banyumas berkembang karena ruangannya semakin besar. Tinggal fasilitasnya ditambah dan sehingga kelompok kreatifnya berlatih di sini. Kalo ini kita kembangkan hampir seluruh Indonesia, rasa-rasanya akan terfasilitasi,” tambahnya. (Z-8)
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved