Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro mengungkapkan, di dalam dunia pertahanan, keterbukaan data bukan sesuatu yang tabu. Itu justru dapat dijadikan sebagai strategi untuk memberi gertakan kepada lawan.
"Dalam dunia pertahanan, keterbukaan data bukan hal tabu. Transparansi dapat dijadikan strategi untuk menimbulkan detterence effect (efek pencegahan) kepada lawan," ujar Ngasiman melalui keterangan tertulis, Senin (8/1).
Menurutnya, dengan membuka data pertahanan dan menunjukkan kekuatan atau senjata yang dimiliki, negara lain atau negara yang dikategorikan sebagai lawan akan berpikir dua kali untuk mengganggu. Bahkan, negara-negara adidaya yang memiliki senjata pemusnah massal seperti nuklir, secara terbuka mengumumkan di mana lokasi hulu ledak mereka berada.
"Lawan pasti berpikir dua kali jika mengetahui senjata apa yang kita miliki. Seperti negara pemilik nuklir, mereka mengumumkan hulu ledak mereka," ucap pria yang akrab disapa Simon itu.
Baca juga: Ini Tanggapan Mahfud MD soal Dibukanya Data Anggaran Pertahanan
Sementara, dari sudut pandang publik, kata dia, transparansi data pertahanan negara akan menimbulkan kepercayaan yang tinggi terhadap pemerintah dan dapat mencegah terjadinya korupsi. Oleh karena itu, keterbukaan data pertahanan memiliki banyak manfaat.
Jika merujuk Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2028 tentang Keterbukaan Informasi Publik, telah dijelaskan bahwa semua informasi publik dinyatakan terbuka dan dapat diakses. Informasi yang dikecualikan hanya yang bersifat ketat dan terbatas serta melalui mekanisme uji konsekuensi.
Lebih lanjut Simon menjelaskan, di negara yang menganut sistem demokrasi seperti Indonesia, data pertahanan tidak dapat dinyatakan rahasia secara sembarangan sehingga publik tidak bisa mengakses.
Baca juga: Jokowi: Tidak Semua Data Pertahanan Bisa Dibuka kayak Toko Kelontong
Menurutnya, ada data-data tertentu yang di dalamnya terkandung kepentingan publik yang besar, terutama terkait anggaran belanja untuk alutsista. Data tersebut harus disampaikan kepada masyarakat.
"Saya kira, permintaan pembukaan data terkait capaian Minimum Essential Force bukanlah hal yang berlebihan dan melanggar UU KIP. Termasuk, data anggaran dan alutsista yang kita miliki. Toh, lembaga-lembaga pemeringkat internasional bisa dengan mudah memperoleh data-data tersebut," ucapnya.
Adapun, data yang masuk kategori rahasia adalah terkait strategi, operasi, strategi peperangan, penempatan senjata strategis, dan hal teknis lain yang jika diketahui oleh
musuh akan memudahkan untuk melakukan penyerangan dan pelemahan.
"Kenegarawanan capres-capres kita diuji dengan sikap proporsional dalam menerapkan undang-undang. Tidak bisa kerahasiaan ditetapkan secara subjektif," tandas Simon. (Ant/Z-11)
Keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban hukum, tapi juga bentuk tanggung jawab moral perusahaan dalam melayani masyarakat.
Perum Jasa Tirta II (PJT II) menegaskan komitmennya dalam keterbukaan informasi publik melalui partisipasi dalam Pameran Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025.
Syaifudin menambahkan bahwa pihaknya akan terus menghadirkan inovasi, baik dari sisi laporan, layanan digital, maupun fasilitas ruang fisik yang ramah dan inklusif.
Bersama dengan badan publik lainnya yang turut menjadi saksi dan melakukan uji publik, ASABRI, memperkuat langkah perusahaan dalam mengukuhkan fondasi pilar transparansi.
Badan POM memiliki aplikasi BPOM Mobile yang dapat digunakan masyarakat untuk mengakses informasi terbaru seputar obat dan makanan.
PLN EPI memandang pentingnya penyajian laporan tahunan secara terintegrasi untuk melihat kinerja perusahaan yang menggambarkan peluang, risiko, dan tujuan perusahaan di masa depan.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
Pertumbuhan ini menempatkan BEI sebagai salah satu bursa dengan likuiditas tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam SE2026, dua moda utama yang digunakan adalah Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) dan Computer Assisted Web Interviewing (CAWI).
ILMUWAN Tiongkok To Youyou dianugerahi Nobel dalam bidang sains kesehatan pada 2015 lantaran menemukan obat tradisional malaria, senyawa artemisinin
Berdasarkan studi terbaru, dari 1.080 anak muda kurang terjangkau di ASEAN, 72,2% tidak memiliki atau bahkan memiliki keterampilan digital yang rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved