Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi Informasi DKI Jakarta Luqman Hakim Arifin mengingatkan pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi publik dalam menyukseskan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta yang damai, berintegritas, dan adil. "Transparansi dan keterbukaan informasi publik adalah kunci Pilgub Jakarta," kata Luqman di Jakarta, Rabu (25/9).
Menurut dia, masyarakat Jakarta berhak mendapatkan akses informasi publik yang jelas dan akurat, mulai dari data pemilih hingga hasil penghitungan suara. Ia juga menjelaskan pentingnya peran media dari berbagai platform (kanal) sebagai saluran penyebar informasi yang akurat dan objektif. "Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menolak hoaks dan provokasi yang hanya akan memecah belah," katanya.
Luqman menekankan, Pilgub Jakarta harus menjadi ajang kompetisi yang sehat, bukan tempat untuk menyebarkan fitnah. Oleh karena itu, Komisi Informasi DKI berkomitmen menjaga keterbukaan informasi dan mengajak warga untuk turut serta mengawasi proses pilgub tahun ini, agar Jakarta tetap damai di tengah keberagaman yang ada. "Persatuan dan keberagaman adalah kekuatan kita dalam bernegara dan berbangsa."
Baca juga : Ridwan Kamil Harap Program Rp200 Juta per RW Bisa Atasi Kemiskinan Jakarta
Sementara itu, Ketua Bawaslu DKI Jakarta Munandar Nugraha menyatakan Pilgub Jakarta tahun ini harus dapat berjalan lebih baik sehingga kejadian-kejadian buruk pada pemilu sebelumnya tidak terulang.
Ia menegaskan pentingnya komitmen dari para calon kandidat tetap terjaga sehingga proses Pilgub Jakarta berlangsung damai, berintegritas, dan hasilnya dapat diterima secara sah.
Menurut Munandar, pilihan suara warga Jakarta sangat berarti, terutama dengan hadirnya tiga calon kandidat yang layak dipilih. "Jika mencoblos semua, suara menjadi tidak sah. Kami pastikan ketiga pasangan calon ini memiliki banyak kelebihan. Silakan pelajari visi mereka, pahami langkah Jakarta ke depan sebagai ruang pilihan yang dapat dicermati," tandasnya. (Ant/J-2)
Keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban hukum, tapi juga bentuk tanggung jawab moral perusahaan dalam melayani masyarakat.
Perum Jasa Tirta II (PJT II) menegaskan komitmennya dalam keterbukaan informasi publik melalui partisipasi dalam Pameran Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025.
Syaifudin menambahkan bahwa pihaknya akan terus menghadirkan inovasi, baik dari sisi laporan, layanan digital, maupun fasilitas ruang fisik yang ramah dan inklusif.
Bersama dengan badan publik lainnya yang turut menjadi saksi dan melakukan uji publik, ASABRI, memperkuat langkah perusahaan dalam mengukuhkan fondasi pilar transparansi.
Badan POM memiliki aplikasi BPOM Mobile yang dapat digunakan masyarakat untuk mengakses informasi terbaru seputar obat dan makanan.
PLN EPI memandang pentingnya penyajian laporan tahunan secara terintegrasi untuk melihat kinerja perusahaan yang menggambarkan peluang, risiko, dan tujuan perusahaan di masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved