Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Terminal Tingkir di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (13/12). Terminal tipe A itu dapat melayani bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP). Dengan total perkiraan bus sebanyak 235 per hari.
Presiden menyampaikan pembangunan sarana dan prasarana transportasi sangat penting untuk meningkatkan konektivitas antarkota, antardaerah mendukung mobilitas masyarakat, serta meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi darat.
"Sarana dan prasarana transportasi semakin dirasakan pentingnya terutama saat terjadi lonjakan penumpang. Kalau pas enggak banyak penumpangnya, enggak terasa tapi begitu ada lonjakan penumpang akan terasa seperti saat libur hari raya atau menjelang libur akhir tahun," ujar Presiden Jokowi seperti dikutip dari laman YouTube Sekretariat Presiden.
Baca juga: Empat Menit Jalan Kaki Nyaman di Skybridge Bojonggede
Selain itu, presiden juga turut meresmikan dua terminal yakni Terminal Paya Ilang yang terletak di Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh dan Terminal Anak Air Kota Padang yang berada di Anak Air, Lubuk Buaya, Koto Tengah, Provinsi Sumatera Barat.
Terminal Tingkir di Salatiga menghabiskan biaya hingga Rp34,8 Miliar. Sedangkan Terminal Paya Ilang yang terletak di Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah dengan luas lahan kurang lebih 0,98 hektar akan melayani penumpang angkutan bus AKAP, AKDP, dan juga perkotaan.
Adapun, biaya yang dihabiskan untuk pembangunan infrastruktur ini mencapai Rp22 miliar dan melayani penumpang dengan kuota 91 bus per hari. Lalu, Terminal Anak Air Kota Padang yang berada di Anak Air, Lubuk Buaya, Koto Tengah, Sumatera Barat ini menghabiskan dana hingga Rp94,8 miliar dan memiliki area seluas 2,7 hektar. Fungsi terminal itu melayani angkutan Bus AKAP, AKDP, dan perkotaaan untuk kemudahan mobilitas masyarakat dengan melayani 109 bus per hari. Total biaya pembangunan Terminal Tingkir,Terminal Paya Ilang serta Terminal Anak Air menghabiskan biaya hingga Rp151,7 miliar.
"Terminal-terminal ini kalau kita lihat sangat modern. Dilengkapi dengan fasilitas yang nyaman. Tidak hanya berfungsi untuk naik-turunnya penumpang, tetapi juga memiliki fungsi lain spt pusat kegiatan UMKM (usaha mikro, kecil, menengah), pusat perbelanjaan, pusat kegiatan sosial," ujar Jokowi. (Ind/Z-7)
Berbagai fasilitas pendukung telah disediakan, antara lain ruang laktasi, toilet khusus perempuan dan anak, ruang bermain anak, serta fitur KAI Female Seat Map
Personel profesional ditugaskan untuk memastikan keamanan pemudik maupun awak bus hingga 5 Januari 2026 mendatang.
Kepala Dishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar memastikan seluruh armada yang beroperasi di Terminal Induk Kota Bekasi dalam kondisi siap melayani penumpang.
Kepala Terminal BRPS Pekanbaru Bambang Armanto mengatakan peningkatan jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang belum terjadi.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron turut buka suara terkait dengan keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga industri strategis nasional
Kedelapan terminal penumpang itu antara lain berada di Tanjungpinang, Sibolga, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Emas, Gresik, Lembar, Bima dan Parepare.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Event ke-14 secara nasional ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang penguatan spiritual dan silaturahmi umat.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved