Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Ke-10 dan Ke-12,, Jusuf Kalla menyebut kepemimpinan Presiden Joko Widodo di periode pertama mendapatkan nilai yang bagus, tapi kemudian menurun di periode kedua
"Pak Jokowi bagus (periode) pertamanya. Bukan karena saya ada di situ (sebagai wapres)," ujar JK di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (15/11).
JK yang saat itu mendampingi Jokowi paham betul tidak ada masalah besar yang terjadi di eranya. Berbeda halnya di periode saat ini, Jokowi telah banyak menimbulkan persoalan mengenai demokrasi.
Baca juga : Gibran Rakabuming, Anwar Usman, dan Almas Tsaqibbirru Digugat Triliunan
"Belum 10 tahun sudah bermasalah demokrasi kita, bicara dinasti dan nepotisme," jelasnya.
Oleh karenanya, JK sepakat dengan konstitusi yang mengatur batas maksimal presiden menjabat hanya 10 tahun. Ia meyakini, kondisi demokrasi akan semakin buruk apabila tiga periode terwujud.
Baca juga : Wapres Harapkan Partisipasi Masyarakat di Pemilu 2024 tidak Menurun
"Jangan lebih. begitu lebih akan bermasalah, akan bermasalah. sesuai dengan historisnya, saya kira di negara lain juga begitu," pungkasnya. (Z-5)
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai rencana DPR membahas terpisah revisi Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada kemunduran demokrasi.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta agar permasalahan lautan kayu dari banjir Sumatra untuk segera diselesaikan. Kayu yang memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved