Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CENTER for Digital Society (CfDS), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM melakukan kajian media sosial X dan Instagram dari tiga bakal calon presiden (capres) selama 10 tahun terakhir yang dirilis pada Rabu (18/10). Hasilnya, visi-misi mereka belum tergambar jelas dalam setiap unggahan yang mereka lakukan di media sosial.
“Setiap hari, mereka memastikan sesuatu untuk diposting dan menjaga citra mereka. Namun, visi misi mereka masih belum terlihat jelas dalam akun ketiga bacapres,” kata Iradat Wirid, selaku Deputi Sekretaris Eksekutif CfDS UGM dalam siaran pers, Sabtu (21/10).
Ia mengatakan, mengedukasi pemilih dengan pendekatan berbasis gagasan/isu akan lebih baik daripada membangun citra semata. Riset ini juga masih dalam cakupan status bacapres, nanti pasti akan ada perbedaan ketika resmi menjadi Capres dan dinamikanya bisa berubah.
Baca juga: Kritik Atas Putusan MK Harus Kedepankan Etika
Unsur Agama Islam
CfDS mencatat, ketiga bacapres memiliki kesamaan dalam unggahannya di media sosial, yaitu terkait tokoh-tokoh atau unsur agama Islam. Fakta ini diketahui menjadi salah satu strategi untuk menyasar beberapa target pasar, khususnya komunitas keagamaan.
Secara umum, Ganjar banyak memperlihatkan kedekatannya dengan keluarga, komunitas ibu-ibu, dan tokoh agama. Untuk akun Anies, ia sangat mengedepankan citra intelektual, keterlibatan dengan masyarakat profesi tertentu, serta konten kepartaian. Akun media sosial Prabowo konsisten memperlihatkan pertemuan dengan tokoh nasional-internasional, dan penggunaan bahasa lokal tertentu.
“Pak Prabowo ketika menjadi menteri pertahanan dan juga menuju menjelang menjadi bacapres ini sudah tidak menggunakan X untuk membangun narasi,” kata dia.
Baca juga: Koalisi Perubahan Cari Sosok Berkelas sebagai Kapten Pemenangan Anies-Cak Imin
Narasi-narasi yang dibangun juga cenderung menghubungkan dengan partai, hampir tidak secara personal. Sementara itu, Ganjar banyak mengunggah keluhan-keluhan warga, khususnya di daerah Jateng dengan bahasa-bahasa yang ringan.
“Untuk Anies, yang menarik beliau menggunakan X ini untuk membuat gagasan yang panjang. Diawali dengan cerita, latar belakang, kemudian poin apa yang ingin disampaikan,” lanjut Iradat.
Berdasarkan hasil telaah dalam media sosial X yang dilakukan CFDS atas akun dua bacapres, yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo menunjukkan aktivitas yang masif. Total tweets akun @AniesBaswedan sejak tahun 2014, hingga saat ini mencapai 4.700 tweets dengan rerata 1,1 per hari, sedangkan akun @GanjarPranowo mencapai 86.301 tweets dan rerata 24,1 tweets per hari.
Sementara itu, akun @PrabowoSubianto hanya mencuit 2.543, rerata 0,7 per hari. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan prioritas media yang dipakai oleh tiga bacapres.
(Z-9)
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
ANGGOTA Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengapresiasi putusan MK yang menghapus ambang batas presiden (presidential threshold)
MAJELIS hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta akan membacakan putusan soal gugatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kamis (10/10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved