Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI makhluk sosial, kita tidak dapat menghindari ketergantungan pada bantuan orang lain dalam berbagai aspek kehidupan kita. Kehadiran orang lain tidak hanya berperan sebagai teman yang menyediakan teman saat kesepian, tetapi juga sebagai mitra dalam perjalanan hidup ini. Mitra ini membantu kita dalam berbagai aspek kehidupan, seperti dalam hal ekonomi, sosial, budaya, politik, dan banyak lainnya. Bahkan, dalam aspek spiritual dan ibadah kepada Tuhan, kita pun sering membutuhkan bantuan dan dukungan dari sesama manusia.
Istilah "tolong-menolong" mengandung arti yang dalam, yaitu saling membantu dan mendukung satu sama lain untuk meringankan beban yang mungkin kita hadapi. Ini adalah manifestasi konkret dari nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam diri kita.
Nilai tolong-menolong diakui oleh hampir semua agama dan keyakinan. Bahkan dalam ideologi Pancasila, nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari Sila Kedua yang berbicara tentang "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab." Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sikap saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca juga: Mengenal 4 Pilar Kebangsaan dan Contoh Implementasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Tindakan tolong-menolong tidak memandang latar belakang individu, seperti ras, suku, bangsa, agama, keturunan, status sosial, atau tingkat pendidikan. Ini adalah sikap universal yang merangkul semua orang dan mempromosikan kerukunan sosial serta persatuan.
Baca juga: Pengertian Bela Negara dan Contoh Perilaku
(Z-3)
TANGGAL 1 Juni 2025, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Lahir Pancasila.
Pancasila juga sebagai ideologi terbuka mengandung nilai-nilai dasar. Salah satunya ialah nilai instrumental. Berikut penjelasan rincinya.
Setiap orang dapat mengambil peran untuk memberikan keputusan yang akan mempengaruhi kehidupan di dalam negara.
Seluruh individu, termasuk siswa, diingatkan untuk menghormati dan memahami hak serta kewajiban yang dimiliki di sekolah sebagai bagian dari HAM dan norma-norma yang berlaku.
Pentingnya pemahaman terhadap hak, terutama hak anak di rumah, telah menjadi fokus utama dalam memberikan pendidikan kepada anak sejak usia dini.
PANCASILA sebagai dasar negara Indonesia, menduduki posisi sentral dalam penyelenggaraan negara dan kehidupan warga negara.
Simak 11 butir sila kelima Pancasila dan contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi, dan dunia digital di tahun 2026.
Pelajari 10 butir sila keempat Pancasila beserta contoh pengamalannya di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap dan terbaru.
Pelajari 7 butir Sila Ketiga Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata untuk menjaga persatuan Indonesia di tahun 2026.
Pahami 10 butir Sila Kedua Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta dunia digital tahun 2026.
Pelajari 7 butir Sila Pertama Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari dan dunia digital.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved