Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP) Anies Baswedan berbicara panjang lebar tentang ketidakadilan yang terjadi di sektor pertanian.
Hal itu ia utarakan ketika bersilaturahmi dengan dalang Ki Sri Susilo Tengkleng bersama ratusan seniman dan budayawan di Dukuh Klayutan, Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu siang (13/8).
Menurut dia, banyak petani dan pekebun belum sejahtera dari hasil mengelola tanaman pangan yang dibutuhkan seluruh masyarakat Indonesia. Saat ini banyak petani masih mengalami kesulitan dalam kehidupannya.
Baca juga : Anies Jalin Silaturahmi Kebangsaan dengan Ulama dan Milenial di Magelang
Bahkan, kata Anies, masih banyak petani yang kesulitan menabung, dan lebih banyak mengalami kerugian selama proses pengelolaan tanaman, terutama karena pupuk yang sering langka dan mahal, yang membuat mereka berutang.
"Seperti (makanan) enak-enak yang disuguhkan di sini, apakah telah membuat petani hidup enak. Belum tentu," papar Anies yang didahului koor kata belum oleh ratusan yang hadir dalam forum silaturahmi di rumah dalang Ki Sri Susilo Tengkleng.
Baca juga : PKS Jadikan Lampung Lumbung Suara Anies
Menurut dia, permasalahan yang dihadapi para petani, bukan hanya merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan presiden atau menteri. Tetapi yang dihadapi para petani dalam waktu lama secara turun temurun itu, harus menjadi pekerjaan rumah seluruh masyarakat.
Dia tegaskan,yang menimpa petani selama ini,karena kita tidak menerapkan prinsip keadilan dalam tata kelola pertanian. Kareba itu jika tidaj menginginkan ketidakadilan pada petani itu berlangsung terus, diperlukan adanya perubahan.
"Saya ingin mengirimkan pesan untuk semua, bahwa perjuangan yang dilakukan ini bukan untuk merebut sesuatu dari yang lain. Bukan merebut sesuatu dari pihak lain, karena itu yang ada di sini ( Boyolali ) janganlah khawatir," imbuh pria lulusan doktor dari Amerika Serikat ini.
Ditegaskan, tidak ada yang direbut. Justru kedatangannya agar kehidupan menjadi lebih baik. "Kita ingin supaya hidup kita lebih adil. Setuju mboten," tukasnya, yang disambut dengan kata setuju oleh ratusan tamu yang hadir.
Dalam silaturahmi di rumah Ki Sri Susilo Tengkleng diantaranya Sekjen Pepadi Rudiyo, Wakil Ketua NasDem Ahmad Ali, anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana, sejumlah ulama kharismatik,para seniman dari Yoga Mandira, seniman Komunitas Pelestari Seni Budaya Nusantara (KPSBN), para pangrawit, sinden dan unsur budayawan.
Pada kesempatan itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga menegasksn perlunya perawatan dan pelestarian kebudayaan, agar tidak menjadi luntur dan akhirnya menghilang.
"Kebudayaan penting dan harus jadi prioritas. Sebab kita punya akar kebudayaan yang kuat, kalau pemerintah tidak bisa menjaga maka akan bisa luntur. Ini jelas tidak dikehendaki," tegas Anies yang sejak datang dan hendak pulang terus dielu elukan barisan relawan dari kalangan seniman dan budayawan itu. (Z-4)
PASAL mengenai persyaratan calon Presiden dan calon Wakil Presiden dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu atau UU Pemilu kembali digugat ke MK agar bebas dari nepotisme
UU Pemilu digugat meminta keluarga Presiden dan/atau Wakil Presiden yang sedang menjabat dilarang mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
GEJALA otokratisasi menguat dalam dekade terakhir seiring dengan kecenderungan pemusatan kuasa dan atribusi berlebihan pada figur pemimpin
Masyarakat berharap pelaku tipikor dihukum berat. Sayangnya, sanksi hukum bagi pelaku tipikor acap mengecewakan publik.
HARI ini perang Hamas-Israel mendominasi pemberitaan politik global. Bukan hanya elite politik di semua negara, warga awam global pun ikut membicarakannya.
"Jadi selama jalan tol itu ada maka keuntungan yang didapat di jalan tol juga diterima oleh pemilik tanah,"
PT Pertamina (Persero) membantah sekaligus menegaskan bahwa truk yang direkam warga membawa baliho pasangan bakal calon presiden-wakil presiden bukan milik mereka.
ANIES Baswedang menyebut, tingginya angka pengangguran dan kian lebarnya ketimpangan masyarakat Indonesia merupakan pekerjaan rumah yang harus segera ditangani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved