Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Suryanto menilai pembangunan mental juara terhadap para individu di berbagai sektor kehidupan dapat menjadi modal bagi bangsa Indonesia untuk memajukan Tanah Air.
"Dengan mental juara, bisa membawa Indonesia menjadi negara maju, adil, sejahtera, dan dapat berkompetisi di pasar global," kata Suryanto, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (22/5).
Baca juga: Erick Thohir Hidupkan Kembali Revolusi Mental Jokowi
Ia mencontohkan salah satu bukti peran penting pembangunan mental juara dalam mencapai kemajuan atau kesuksesan itu adalah keberhasilan Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas dalam cabang olahraga sepak bola SEA Games 2023.
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir bahkan memuji terbentuknya mental juara yang dimiliki Timnas U-22 ketika bertanding di SEA Games 2023 itu.
Meskipun dapat diterapkan di berbagai sektor, menurut Suryanto, pembangunan mental juara itu pun harus disesuaikan dengan dinamika yang terjadi di sektor tersebut.
"Contohnya, untuk membangun mental juara di perusahaan BUMN akan berbeda dengan pengambilan keputusan atlet sepak bola. Pengambil keputusan di perusahaan BUMN harus melalui analisis yang mendalam, sedangkan di sepak bola harus dilakukan cepat karena dibatasi oleh waktu," tutur dia.
Baca juga: NasDem Tunjukan Komitmen Parpol Perangi Korupsi
Lebih lanjut, dia menyampaikan dalam ilmu psikologi, mental juara terdiri atas dua bagian, yaitu psikologis dan sikap. Terkait dengan bagian sikap, Suryanto mengatakan mental juara yang dimiliki oleh seseorang dapat dilihat dari kedisiplinan yang tinggi dan integritas yang baik.
Sementara itu, manifestasi mental juara secara psikologis seseorang dapat dilihat dari kepercayaan diri, rendahnya tingkat kecemasan, kemampuan adaptasi terhadap situasi kompetisi, kemampuan mengambil keputusan, dan kemampuan untuk membaca gerakan lawan.
Suryanto menambahkan mental juara seharusnya dapat pula dibangun dalam tubuh partai politik. Dengan demikian, kata dia, kader-kader partai politik yang akan menjadi pemimpin nasional lebih mengutamakan kepentingan masyarakat.
"Seharusnya, mental juara juga bisa diimplementasikan ke partai politik sehingga nantinya kader-kader partai politik yang akan menjadi pemimpin nasional lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dan negara," ujar dia. (Ant/S-2)
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Pendaftaran calon pengganti anggota dewan komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi dibuka, Rabu (11/2).
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
JCI Batavia menawarkan kapasitas pemimpin muda Indonesia yang siap berkontribusi dan memberikan solusi.
PERKUMPULAN untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan wacana pilkada melalui DPRD yang didorong oleh elite politik.
Kemampuan mendengarkan merupakan tantangan terberat yang harus dihadapi seorang pemimpin, terutama dalam proses komunikasi yang efektif.
REKTOR Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said menekankan pemimpin Indonesia seharusnya juga seorang pendidik.
Di tengah kompleksitas tantangan bangsa, kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun pemerintahan yang modern.
Formula intentional leadership mencakup nilai, tujuan, dan disiplin yang menjadi fondasi kepemimpinan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved