Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
RELAWAN Pro Jokowi (Projo) lebih memilih Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk memenangi Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 daripada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maupun Menteri BUMN Erick Thohir.
Sekretaris Jenderal Projo Handoko menilai, Airlangga lebih berpeluang menang karena ada faktor Partai Golkar sebagai pembeda dan juga dipilih oleh mayoritas responden Musyawarah Rakyat (Musra) Relawan Jokowi seluruh Indonesia. Ia mengakui, selain Airlangga, nama Ganjar dan Erick juga muncul di Musra, namun lebih sedikit jika dibandingkan dengan nama Ketua Umum Golkar tersebut.
Handoko mengatakan, nama Airlangga dan Ganjar memang bersaing ketat di Musra Relawan Jokowi yang telah digelar di sejumlah daerah. Namun, menurutnya, Airlangga lebih berpeluang menang jika dibandingkan dengan Ganjar karena lebih memiliki peluang untuk dicalonkan di Pilpres 2024.
"Faktanya Golkar melalui Musyawarah Nasional (Munas) sudah menetapkan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden. Berbeda kondisi dengan Ganjar. Meski kader PDI Perjuangan belum tentu dipilih Megawati Soekarnoputri sebagai bakal capres. Pak Ganjar kan bukan pemilik partai atau ketum partai, begitu juga dengan Pak Erick, baru jadi Ketua PSSI. Artinya dua nama calon ini ketidakpastiannya nyapres sangat tinggi," kata Handoko dalam keterangannya di Jakarta, Senin (12/3).
Baca juga: Pemilu 2024, Wapres: Jangan Halalkan Segala Cara
Ia juga mengatakan bahwa hasil Musra Relawan Jokowi menempatkan nama Erick Thohir jauh di bawah Airlangga dan Ganjar. Meski mengakui bahwa nama Erick ada dalam dinamika Musra, tapi tidak kuat. Beda halnya Airlangga yang memiliki sebaran dukungan di seluruh Indonesia sangat merata.
Menurut Projo, jika Airlangga bisa meyakinkan PAN dan PPP, ia bisa mulus melaju sebagai capres dari KIB di Pilpres 2024. Sebab, gabungan ketiga parpol sudah memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden sebesar 20%.
"Fakta ini tentu lebih menguntungkan Airlangga karena sudah mendapat mandat dari partainya dan sudah bergabung dalam koalisi yang memenuhi syarat pencalonan presiden. Sementara Ganjar masih belum jelas diusung atau tidak. Bahkan bisa terancam karena nama Puan Maharani juga berupaya mendapatkan tiket pencapresan dari PDIP," paparnya. (RO/I-2)
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved