Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menjelaskan penanganan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua bersifat teknis. Oleh karena itu, menurutnya lebih baik ditanyakan pada Kapolri dan Panglima TNI.
"Menurut saya teknis ya itu panglima dan kapolri," ujar Mahfud ketika ditemui seusai rapat sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3).
Baca juga: Yusril: Majelis Hakim PN Jakarta Pusat Keliru Putuskan Tunda Pemilu
Seperti diberitakan, beberapa waktu lalu terjadi gangguan keamanan di wilayah Papua. Salah satunya kerusuhan di Wamena yang diduga disebabkan oleh hoaks terkait penculikan anak. Peristiwa tersebut memicu bentrokan antara masyarakat sipil dan aparat keamanan sehingga menewaskan 12 orang. Selain itu, masih ada masalah pilot dari maskapai perintis Susi Air Philips Mark Methrtens, 37, yang disandera oleh KKB dan hingga kini belum dibebaskan. Saat ditanya upaya pembebasan pilot tersebut, Mahfud mengatakan pemerintah masih terus berupaya.
"Jalan terus," tegas Mahfud. (OL-6)
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka batal berkunjung ke Yahukimo, Papua, Papua Pegunungan. Kunjungan itu dijadwalkan Rabu (14/1) atas alasan keamanan
PEMBATALAN kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Yahukimo mengungkap kembali potret kelam keamanan di Bandar Udara Nop Goliat Dekai atau Bandara Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, yang sedianya bertolak menuju Kabupaten Yahukimo menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU, terpaksa membatalkan rencana tersebut.
WAKIL Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka terpaksa membatalkan agenda kunjungan kerjanya ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Rabu (14/1/2026).
Kegiatan penindakan itu dilaksanakan secara terukur dan profesional pada Sabtu (13/12), dengan melibatkan berbagai Satuan Tugas TNI yang berada kendali Koops Habema.
kOMANDAN Satgas Media Koops Habema, Letnan Kolonel Infantri Iwan D Prihartono, mengatakan pihaknya berhasil melumpuhkan markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Intan Jaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved