Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) meminta para Penjabat (Pj) Kepala Daerah untuk mampu mengendalikan angka inflasi 2023. Pj Kepala Daerah diminta terjun langsung ke lapangan untuk menekan inflasi.
“Jangan hanya di belakang meja menerima laporan, tetapi harus cek langsung benar atau tidak datanya,” ujar Tito saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi dengan para kepala daerah yang berlangsung secara virtual, Selasa (24/1).
Baca juga: Pilpres 2024 akan Fokus pada isu Lanjutkan Jokowi atau Perubahan
Tito melanjutkan, meski angka inflasi nasional masih relatif terkendali pada rentang 5,51 persen dirirnya berharap para kepala daerah mampu menekan inflasi ke angka 3 persen. Hal tersebut untuk melanjutkan tren positif penurunan inflasi dari Septermber 2022 sebesar 5,8 persen.
“Saya berharap semua kepala daerah untuk bekerja lebih keras lagi untuk menurunkan inflasi hingga 3 persen. Karena jika harga bisa ditekan, itu akan sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.
Dalam Rakor tersebut, Tito juga sempat menegur Pj Kepala Daerah yang tidak bisa mengendalikan inflasi daerah di bawah angka inflasi nasional. Tito mengancam akan melakukan penggantian jabatan apabila ada Pj Kepala Daerah yang gagal mengendalikan inflasi selama 3 kali berturut-turut.
"Kalau ada yang sampai 3 kali berturut-turut inflasi nya di atas nasional, pas saya akan out-lan. Saya lapor presiden, ganti kemudian," tutur Tito.
Menurut Tito, pengendalian inflasi merupakan salah satu indikator penilaian kinerja Pj Kepala Daerah. Pj Kepala Daerah perlu melaksanakan program-program strategis pengendalian inflasi seperti operasi pasar murah hingga memaksimalkan peran Tim Pengendalian Infalasi Daerah (TPID).
"Saya lihat ada yang autopilot. Kita punya datanya, dan saya sangat warning nanti kepada rekan-rekan yang PJ," tuturnya.
Penanganan inflasi disampaikan oleh Tito tidak hanya menjadi peran pemerintah pusat. Pemerintah daerah memiliki peran yang tinggi untuk mengendalikan inflasi. Tito mendorong agar daerah bisa melakukan internvensi pasar dengan baik.
Dari 6 langkah pokok pengendalian inflasi, jumlah daerah yang telah melakukan 4-5 upaya konkret cenderung menurun. Dari 176 daerah (per 31 Desember 2022) menjadi 27 daerah (24 Januari 2023). Berikutnya, jumlah daerah yang melakukan 1-3 upaya konkret juga turun, dari 193 daerah menjadi 156 daerah. Sebaliknya, jumlah daerah yang sama sekali tidak melakukan upaya konkret justru naik tajam, dari 17 daerah menjadi 331 daerah.
"Pemerintah daerah harus bergerak lebih gencar dan cepat dalam upaya mengendalikan inflasi. Itu harapan kita," pungkasnya. (OL-6)
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Update harga pangan di Pasar Induk Kramat Jati per 18 Februari 2026. Harga cabai rawit merah mulai turun ke Rp80.000/kg jelang Ramadan 1447 H.
Pantau harga pangan terbaru hari ini 18 Februari 2026. Cabai rawit merah tembus Rp88.600/kg, telur ayam Rp32.200/kg. Cek daftar lengkap harga sembako PIHPS di sini.
Satgas Pangan Sidoarjo sidak Pasar Larangan jelang Ramadan 2026. Harga ayam potong tembus Rp42 ribu dan cabai rawit Rp90 ribu per kg. Cek tabel harganya di sini.
Pantauan harga pangan di Pasar Botania dan Tos 3000 Batam. Harga ayam Rp45.000, cabai rawit Rp85.000. Cek update harga sembako terbaru di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved