Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KOALISI Masyarakat Sipil menilai ada banyak keganjilan dalam sidang Tragedi Kanjuruhan. Koalisi juga mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk mendorong hakim yang menyidangkan perkara tersebut, agar proses sidang dapat diakses publik.
Deputi Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontas) Rivanlee Anandar mengatakan saat proses sidang, koalisi mencatat berbagai keganjilan. Mulai dari terbatasnya akses pengunjung, terdakwa hadir secara daring, serta anggota Polri diterima sebagai penasehat hukum oleh majelis hakim.
"Kami menilai langkah yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya untuk membatasi akses persidangan tragedi Kanjuruhan merupakan langkah yang tidak tepat," pungkasnya, Kamis (19/1).
Baca juga: DPR: Penanganan Korban Tragedi Kanjuruhan Harus Tuntas
Adapun di dalam Pasal 153 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) jo. Pasal 13 Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasan Kehakiman, mewajibkan bagi Majelis Hakim dalam setiap pemeriksaan di pengadilan dilakukan secara terbuka untuk umum.
Rinvalee menilai masyarakat, khususnya keluarga korban, serta media massa, seharusnya diberikan akses untuk melihat setiap proses dan tahapan persidangan terdakwa tragedi Kanjuruhan.
Apabila pembatasan pengunjung dalam persidangan karena faktor keamanan, seharusnya PN Surabaya dapat memberikan pilihan lain. Sehingga, masyarakat tetap dapat melihat dan memantau jalannya persidangan.
Baca juga: Kata Eks TGIPF Soal Sidang Perdana Tragedi Kanjuruhan
"Keganjilan lain yang kami dapatkan, yaitu diterimanya anggota Polri sebagai penasehat hukum dalam persidangan pidana," ungkap Rinvanlee.
Koalisi juga menyoroti adanya pertentangan dengan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri. Dlam proses pidana, mengacu aturan tersebut, polisi tidak memiliki kewenangan pendampingan hukum di persidangan pidana, namun melainkan advokat.
Diketahui, Koalisi Masyarakat Sipil terdiri dari LBH Malang, LBH Surabaya, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Kontras, Lokataru Foundation, serta IM57+ Institute.(OL-11)
BW lalu memproduksi ide filmnya tepat pada 40 hari setelah tragedi Kanjuruhan. Syuting dilakukan selama lima hari
MENJELANG dua tahun tragedi Kanjuruhan yang bakal jatuh 1 Oktober nanti, progres renovasi Stadion Kanjuruhan terus dikebut.
CAWAPRES paslon 01 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan bahwa dirinya dan capres Anies Baswedan akan menuntaskan kasus Kanjuruhan, di Malang, Jawa Timur.
Ari menekankan pentingnya transparansi, keadilan, dan fokus pada korban dalam penanganan kedua kasus itu
Menurut data KPAI, tragedi nahas tersebut mengakibatkam 44 anak meninggal dunia.
Anggota Komisi X DPR RI Hassanudin Wahid berharap tragedi yang menewaskan 135 orang suporter Arema Malang tersebut dapat segera dibuka seterang-terangnya.
Selain itu, Adhi mengatakan pihaknya juga membuka penjualan tiket Corporate Box yang menawarkan pengalaman menonton dengan fasilitas khusus dengan harga Rp3,5 juta per tiket.
Souza memastikan bakal mempersiapkan tim dengan matang dalam menatap laga tersebut untuk bisa mendapatkan hasil maksimal.
Juru taktik asal Spanyol itu menekankan bahwa satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal saat melawan tim sekelas Persib. Namun, ia optimistis anak asuhnya bisa memberikan kejutan.
Setali tiga uang, Dewa United datang ke Lampung dengan kondisi yang tak kalah memprihatinkan. Tangsel Warriors, julukan Dewa United, masih tertahan di peringkat ke-14.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan timnya datang ke Kediri dengan target poin penuh.
KONGRES Biasa PSSI yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (4/6) menghasilkan beberapa keputusan. Salah satunya perubahan Statuta PSSI yang akan memberikan peran besar kepada daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved