Senin 28 November 2022, 16:27 WIB

Istana: Semua Kepala Staf Punya Kesempatan yang Sama Jadi Panglima

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Istana: Semua Kepala Staf Punya Kesempatan yang Sama Jadi Panglima

Antara
Calon kuat Panglima TNI Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono

 

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko mengungkapkan siapapun jenderal yang dipilih Presiden Joko Widodo sebagai Panglima TNI adalah sosok terbaik karena telah melalui proses pertimbangan panjang dan kalkulasi yang matang.

Sedianya, pilihan yang tersedia untuk menggantikan Andika Perkasa di pucuk pimpinan TNI itu terbatas pada tiga matra, yaitu Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Udara dan Kepala Staf Angkatan Laut, memiliki kualitas dan kesempatan yang sama.

"Tiga-tiganya baik. Tiga-tiganya oke. Semua punya hak. Secara konstitusi, semua punya kesempatan jadi panglima. Tapi dari Pak Presiden kan mengkalkulasi mana yang pas," ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/11).

Ia juga mengungkapkan masa jabatan panglima yang singkat tidak akan mempengaruhi kinerja angkatan bersenjata secara keseluruhan. Pasalnya, TNI sudah memiliki rencana strategis yang didasarkan pada RPJMN Kementerian Pertahanan.

"Kemenhan memiliki RPJMN. Dari situ, TNI membuat rencana strategis sendiri. Tahun ini bagaimana, lima tahun ke depan bagaimana sehingga jenderal yang ditunjuk menjadi panglima itu hanya melanjutkan saja, tidak boleh keluar dari itu," terang mantan Panglima TNI tersebut.

"Seperti Minimum Essential Force, itu semaksimal mungkin harus diikuti."

Kemudian, Moeldoko juga menjelaskan bahwa tidak ada keharusan untuk memilih kepala staf ketiga matra secara bergiliran untuk menjadi panglima TNI.

Hanya saja, ia mengakui ada aspek psikologis seperti kebanggaan tiap-tiap matra yang perlu dijaga oleh negara.

"Kita perlu pertimbangkan aspek psikologi. Memang tidak wajib memilih bergilir, tetapi aspek psikologi dalam sebuah matra harus terjaga. Itu harus dipertimbangkan. Pride matra itu bagian yang harus dikalkulasi, tapi bukan berarti wajib," pungkas mantan Panglima TNI itu. (OL-8)

Baca Juga

DOK.MI

Hakim Agung Tersangkut Korupsi, Kepemimpinan Ketua MA Dipertanyakan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Januari 2023, 21:00 WIB
Ketua MA selaku pimpinan tertinggi harus bertindak tegas menyikapi kasus yang sungguh mencoreng muruah pengadilan yang...
ANTARA

Dekat Dengan Parpol, Erick Thohir Miliki Kapabilitas Sebagai Cawapres

👤Widhoroso 🕔Minggu 29 Januari 2023, 20:35 WIB
MENTERI BUMN Erick Thohir merupakan figur yang bisa diterima oleh banyak kalangan, termasuk bagi partai politik...
Medcom

Hakim Agung Terlibat Kasus Suap, AMPH Minta KY Harus Tegas

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Januari 2023, 20:09 WIB
KY harus merekomendasikan kepada DPR, agar Ketua dan Wakil Ketua MA dicopot. Selanjutnya, mengusut tuntas dugaan keterlibatan mereka dalam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya