Minggu 28 Agustus 2022, 15:07 WIB

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Siap Pilih Pasangan Calon Tanpa Voting

Sri Utami | Politik dan Hukum
 

WAKIL Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengatakan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung oleh KIB akan diputuskan secara aklamasi, musyawarah mufakat dan tidak voting.

"Tentang pasangan calon yang akan diusung oleh KIB akan diputuskan secara aklamasi, musyawarah mufakat dan tidak voting," ujarnya, Minggu (28/8)

Partai KIB (PAN, Golkar, PPP) masing-masing telah memiliki mekanisme seleksi internal. Seperti beberapa waktu lalu PAN membuat progtam PAN Memilih untuk menyerap aspirasi rakyat melalui struktur partai di 514 daerah (DPD) tentang bakal capres dan cawapres.

"Nanti hasil seleksi internal anggota KIB akan didiskusikan, dirumuskan, dan ditetapkan secara kolektif figur yang akan diusung sebagai capres/cawapres di pemilu 2024," jelasnya.

Pengurus DPD PAN di 514 kabupaten dan kota mengusulkan secara bulat Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menjadi calon presiden di Pemilu 2024.

"Mereka bangga bahwa ketua umum partainya dapat maju berkontestasi dengan partai politik lainnya"

Baca juga: Strategi KIB Umumkan Nama Capres di Bagian Akhir Chapter

Meskipun seluruh pengurus DPP PAN mengusulkan Zulkifli Hasan, dia mengatakan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (3/9), mendatang akan mengumumkan sejumlah nama untuk diusulkan menjadi bakal capres usungan partai.

Sementara itu dari PPP Sekjen DPP Arwani Thomafi menyatakan partai politik saling lirik calon merupakan hal yang wajar dan akan semakin menghangat mendekati hari pemilihan. Hal ini sekaligus menjawab isu KIB melirik Ganjar Pranowo dan Erick Thohir untuk dipasangkan.

"Soal lirik melirik itu nanti ada chapter nya tersendiri," ucapnya. (Sru/OL-09)

Baca Juga

MI/Marcelinus Kelen

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Lukas Enembe Hari Ini

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 26 September 2022, 08:06 WIB
Ali berharap Lukas datang ke Jakarta untuk memberikan keterangan kepada penyidik. Termasuk diperiksa oleh tim medis KPK jika Lukas sedang...
MI/RAMDANI

Jika tidak Percaya Lukas Enembe Sakit, KPK Didesak Jemput Paksa

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 26 September 2022, 08:01 WIB
Penjemputan paksa bisa membuktikan kebenaran alasan sakit Lukas. Lukas tidak perlu mengkhawatirkan kesehatannya karena KPK mempunyai tim...
ANTARA/Asprilla Dwi Adha

Polri akan Sediakan Pengacara untuk Kuat Ma'ruf

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 26 September 2022, 07:55 WIB
Dedi mengatakan penyidik wajib menyediakan pengacara untuk Kuat Ma'ruf. Sebab, ancaman hukumannya penjara di atas lima...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya