Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIK Kebangsaan merupakan kunci untuk mencegah terjadinya perpecahan pada masa Pemilu 2024. Semangat itu yang kini tengah ditanamkan PBNU kepada seluruh masyarakat di Tanah Air.
"Kita berupaya untuk terus menyatukan bangsa ini. Kalau rasa kebangsaan, kesatuan sudah tertanam di masyarakat, mau ada pemilu kaya apapun, mau calon-calonnya siapapun, insya Allah tidak akan terpengaruh persatuan dan kesatuan kita," ujar mantan Ketua PBNU Marsudi Syuhud kepada Media Indonesia, Senin (25/7).
PBNU, sambungnya, memiliki pemikiran bahwa persatuan tidak akan tergoyahkan jika seluruh elemen bangsa memahami integrasi nilai dalam kehidupan beragama dan bernegara.
Hanya saja, hal tersebut memang masih sulit dipahami dan sampai kini masih seringkali dipertanyakan oleh banyak pihak.
"Integrasi ini memang sangat mahal karena sampai hari ini masih ada yang kerap bertanya apakah saya bernegara sudah sesuai dengan ajaran agama atau belum," tutur Wakil Ketua MUI itu.
Semestinya, lanjut dia, pertanyaan tersebut tidak perlu muncul jika pemahaman tentang keagamaan dan kenegaraan diberikan secara mendalam.
"Karena sejatinya kita bernegara memang sudah sesuai dengan nilai-nilai agama kita. Apapun itu agamanya. Jika itu bisa ditanamkan, berapa kali pemilu pun kita tidak akan pecah," pungkasnya. (OL-8)
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan kekuatan Indonesia bertumpu pada kerukunan yang terus dipelihara di tengah masyarakat.
Guru Besar UNJ, Abdul Haris Fatgehipon, menegaskan perlunya rekonstruksi gerakan kebangsaan dengan menempatkan pemuda sebagai aktor utama.
pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama merupakan langkah strategis dan visioner dalam arsitektur kebijakan pendidikan nasional.
Pemutaran film Believe yang mengangkat kisah hidup Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dimanfaatkan sebagai sarana membangun kebangsaan dan nasionalisme.
Di tengah dinamika kebangsaan yang kerap diwarnai ketegangan antara identitas agama dan tenun pluralitas, sebuah pertanyaan fundamental layak kita ajukan kembali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved