Kamis 09 Juni 2022, 23:29 WIB

Elektabilitas Erick Thohir Terus Meningkat, Pengamat : Berkat Kesuksesan Nahkodai BUMN

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Elektabilitas Erick Thohir Terus Meningkat, Pengamat : Berkat Kesuksesan Nahkodai BUMN

Dok. Pribadi
Menteri BUMN Erick Thohir

 

PENGAMAT Politik Universitas Gajah Mada (UGM) Dodi Ambardi mengatakan, peningkatan elektabilitas Erick Thohir tak lepas dari kinerjanya yang ciamik dalam memimpin Kementerian Badan Usaha Milik Negara. 

Oleh karenanya, Dodi tak heran jika Erick masuk jajaran tertinggi dalam survei elektabilitas calon wakil presiden (cawapres) 2024 yang dilakukan Poltracking Indonesia.

Dalam simulasi lima nama cawapres, Erick menduduki posisi kedua dengan tingkat elektabilitas sebesar 16,0 persen, di bawah Sandiaga Uno yang sebesar 18,2 persen. Keduanya berada di atas AHY dengan 14,1 persen, Ridwan Kamil sebesar 11,4 persen, dan Puan sebesar 7,2 persen. Dodi mengatakan, Erick dan Sandiaga telah dikenal publik karena mereka memiliki gelanggang kerja sebagai menteri. 

"Dari situ, mereka berdua memiliki kemungkinan besar untuk terekspos media. Jika kerja mereka bagus, maka gaung kerja mereka akan semakin menopang mereka," ujar Dodi pada Kamis (9/6).

Baca juga : Masa Kampanye Pendek Bikin Capres Elektabilitas Rendah Sulit Bersaing

Sementara itu, lanjut Dodi, AHY dikenal publik berkat tim publisitasnya yang terus bekerja, meskipun AHY bukan seorang menteri. 

Dodi memperkirakan, elektabilitas Erick masih akan terus meningkat mengingat sejumlah program Kementerian BUMN yang menyentuh isu penting tentang kesempatan kerja di BUMN, kerja sama dengan usaha kecil, yang juga memberikan ekspos positif terhadap Erick.

Untuk menjaga tren positif tersebut, Dodi mengatakan ada satu tantangan baru yang harus dijawab Erick setelah Jokowi memberikan amanah baru untuk membantu petani dalam mengelola kehutanan sosial.

"Itu isu penting, itu isu yang bisa membantu perbaikan nasib petani, itu juga isu yang bisa menguji dan menaikan citra positif Erick. Jadi, operasionalisasi perintah itu perlu disegerakan," kata Dodi. (RO/OL-7)

Baca Juga

MI/ Susanto

Kejagung Periksa Dua Pegawai BUMN terkait Korupsi Dua Palma

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 23:18 WIB
Estimasi kerugian keuangan dan perekonomian negara yang ditimbulkan kasus Duta Palma mencapai Rp78...
MI/Susanto

Kejagung Periksa Lima Saksi Korupsi di PT Waskita Beton Precast Tbk

👤Sri Utami 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 22:07 WIB
DIREKTUR Utama PT Waskita Beton Precast Tbk FX Purbayu Ratsunu (FPR) diperiksa terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan...
dok.ist

Kuasa Hukum Nizar Dahlan Bantah Pernyataan KPK di Praperadilan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:39 WIB
KADER senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nizar Dahlan bersama kuasa hukumnya Rezekinta Sofrizal menanggapi jawaban KPK dalam sidang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya