Rabu 18 Mei 2022, 23:24 WIB

Intervensi Lin Che Wei Terkait Kebijakan Ekspor CPO di Kemendag Sejak Januari 2022

Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum
Intervensi Lin Che Wei Terkait Kebijakan Ekspor CPO di Kemendag Sejak Januari 2022

Dok Kejagung
Lin Chen We

 

TERSANGKA kasus dugaan korupsi pemberian izin ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya termasuk minyak goreng (migor), Lin Che Wei (LCW), diduga berada di Kementerian Perdagangan (Kemendag) sejak Januari 2022. Ia diduga mulai intervensi terkait kebijakan ekspor tersebut meski berasal dari unsur swasta.

"Sejak Januari 2022," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (18/5)

Febrie mengatakan Lin Che Wei tidak berada di struktur formal Kemendag. Namun, dia punya peran kuat untuk mengatur kebijakan terkait izin tersebut.

Sebelumnya, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan Lin Che Wei diduga direkrut oleh pihak Kemendag. Namun, tanpa surat keputusan dan tanpa suatu kontrak tertentu.

Dia diduga ikut menentukan kebijakan tentang peredaran prosedur tentang distribusi minyak goreng. Seluruh dugaan tersebut masih didalami penyidik Kejaksaan Agung.

"Dia orang swasta tetapi kebijakannya dia di situ sangat didengar oleh Dirjennya (Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana)," ujar Burhanuddin melalui keterangannya.

Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka dalam kasus korupsi minyak goreng. Teranyar, Korps Adhyaksa menetapkan Lin Che Wei menjadi tersangka. Saat kasus itu bergulir, dia disebut sebagai penasihat kebijakan/analisa pada Independent Research & Advisory Indonesia.

Lin Che Wei diduga berperan mengondisikan pemberian izin persetujuan ekspor di beberapa perusahaan. Perbuatan itu dilakukan bersama tersangka Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana.

Selain Indrasari, tiga tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya adalah Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group Stanley MA selaku, dan Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas. (OL-8)

Baca Juga

Dok MI

Usut Tiga Kasus Korupsi, Kejagung "Bersih-bersih" Kementerian Perdagangan

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 29 Juni 2022, 23:44 WIB
Ia menilai, kasus-kasus di lingkungan Kemendag memang rentan berpotensi...
Antara

Kejagung Periksa Saksi PT Dini Nusa Kusuma Terkait Korupsi Satelit Kemenhan

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 29 Juni 2022, 23:41 WIB
Kerugian keuangan negara yang timbul dari perkara itu mencapai Rp500,579...
Antara

KPK Selisik Pengusulan Anggaran Bantuan Keuangan Kabupaten Tulungagung

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Rabu 29 Juni 2022, 23:36 WIB
KPK memeriksa mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Selasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya