Jumat 29 April 2022, 17:50 WIB

NasDem Ingatkan Pemerintah Agar Taat Asas dalam Pengangkatan Pj Kepala Daerah

Putra Ananda | Politik dan Hukum
NasDem Ingatkan Pemerintah Agar Taat Asas dalam Pengangkatan Pj Kepala Daerah

MI/Panca Syurkni
Ilustrasi

 

ANGGOTAKomisi II DPR Fraksi NasDem, Aminurokhman mengingatkan kepada pemerintah untuk menaati ketentuan perundang-undangan dan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam pengangkatan penjabat (Pj) kepala daerah yang berakhir di 2022 maupun 2023.

"Pengangkatan Pj kepala daerah harus tetap menggunakan ketentuan UU ASN, kemudian UU TNI Polri. Pemerintah harus konsisten dan taat asas karena ada keputusan MK juga. Jangan keluar dari ketentuan itu," tegas Aminurokhman dalam keterangan tertulisnya yang diterim Media Indonesia, Jumat (29/4).

Sikap konsistensi dan taat asas sangat penting supaya tidak menimbulkan kontroversi dan kegaduhan politik menjelang Pemilu 2024, karena masa Pj kepala daerah cukup lama. Bahkan, hampir setengah periode kepala daerah.

"Karena dalam menyongsong Pemilu situasi harus kondusif dengan kegembiraan, bukan dengan pertikaian dan kecemburuan," katanya mengingatkan.

Aminurokhman juga mendesak agar anggota TNI dan Polri mengundurkan diri dari jabatannya ketika pemerintah menunjuk yang bersangkutan sebagai Pj kepala daerah.

"Jika Presiden atau Kemendagri menunjuk TNI atau Polri aktif maka harus mundur ketika ditunjuk sebagai Pj kepala daerah dan langsung membuat surat pengunduran diri. Harus taat pada UU TNI Polri dan juga keputusan MK," tegasnya.

Lebih jauh, ia juga mengatakan legitimasi penjabat yang diangkat ini penting karena menyangkut proses penyelenggaraan pemerintah seperti penggunaan anggaran dan kebijakan publik. "Makanya harus memiliki legistimasi yang kuat," imbuh Aminurokhman.

Sebagai informasi, di tahun 2022 ada 101 kepala daerah yang masa jabatannya akan berakhir. Dari jumlah itu, ada tujuh gubernur yang harus melepaskan jabatannya.

Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Gubernur Banten Wahidin Halim, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Gubernur Sulawesi Barat Muhammad Ali Baal Masdar, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan Gubernur Aceh Nova Iriansyah. (OL-13)

Baca Juga: Manfaatkan Momentum Lebaran untuk Memperkuat Persatuan Bangsa

Baca Juga

DOK.MI

TNI akan Proses Perwira Tinggi Sesko yang Membantai Kucing

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 20:19 WIB
Penelusuran pelaku merupakan tindak lanjut perintah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa pada Rabu (17/8)...
ANTARA

NasDem Perkuat Hubungan Indonesia - Australia

👤Putra Ananda 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 19:56 WIB
Kehadiran Dubes Penny merupakan satu hal yang amat istimewa bagi NasDem karena dianggap mengenal Indonesia lebih dekat dibandingkan dengan...
medcom.id

Tak Lolos Pendaftaran, 3 Parpol Ajukan Sengketa ke Bawaslu 

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 19:52 WIB
"Permohonan sengketa ada Partai Berkarya, Bhineka, sama Pandai," ujar anggota Bawaslu Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya