Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR Fraksi Golkar Gde Sumarjaya Linggih memuji kepemipinan Presiden Joko Widodo dalam membenahi ketimpangan pertumbuhan di daerah dan mewujudkan keadilan sosial.
Pasalnya, kata dia, kawasan Timur Indonesia memang merupakan daerah yang masih tertinggal, baik dari segi pembangunan, ekonomi, maupun infrastruktur.
Kawasan Timur Indonesia itu di antaranya adalah Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.
"Untuk itu, Bali membutuhkan sosok pemimpin yang mampu melihat dan mengeksekusi hal tersebut. Kami ingin pemimpin seperti Jokowi di Bali," ujarnya.
Dalam konteks Bali, sambung Sumarjaya, ia menilai Jokowi mampu membenahi salah satu persoalan krusial yaitu ketimpangan pertumbuhan daerah Selatan dan Bali Utara.
Menurutnya, jika tidak ada pemimpin yang mampu menyeimbangkan ketimpangan tersebut, persoalan mengenai harga-harga kebutuhan masyarakat yang terlalu tinggi di Bali Selatan dan pengangguran yang tinggi di Bali Utara akibat fokus pembangunan daerah yang rendah akan terus terjadi.
Adapun anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKB Abdul Kadir Karding mengakui, Jokowi selama masa pemerintahannya dikenal dengan pembangunan infrastruktur yang amat berguna untuk masyarakat.
Namun ia menekankan, selama pembangunan infrastruktur tersebut, sosok Jokowi tidak pernah melakukan tindakan represif dalam menghadapi warga yang terdampak proyek infrastruktur atau proyek strategis nasional.
Ia menyebutkan dalam mengawal setiap proyek strategis nasional, polisi harus bersikap humanis. Tentunya sikap tersebut juga berlaku di kasus Wadas.
"Menurut saya kepolisian harus mampu menjabarkan dan menerjemahkan dengan cerdas setiap perintah Presiden Jokowi terutama dalam mengawal pembangunan infrastruktur," tandasnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan Bendungan Bener adalah proyek strategis yang memberi manfaat terhadap masyarakat di bidang irigasi pertanian maupun pembangkit listrik tenaga air. Hal ini kata Karding perlu disadari masyarakat sekitar area proyek strategis nasional tersebut. (Ant/OL-8)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
Rapat konsolidasi membahas klaster infrastruktur, mencakup jalan, jembatan permanen, jembatan bailey, serta infrastruktur sungai seperti irigasi, daerah aliran sungai hingga sumur bor.
Ayedh Dejem Group, perusahaan konstruksi dan pengembangan asal Emirat Arab, mengumumkan investasi sekitar Rp4 triliun di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
LAHAN pertanian seluas 1.046 hektare di sekitar Sungai Tanggung, Kabupaten Jember, dipastikan mendapat aliran air.
Kehadiran GERD akan membantu mengatasi krisis listrik berkepanjangan di dalam negeri sekaligus memungkinkan ekspor energi ke kawasan Afrika Timur.
GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Presiden Prabowo Subianto membantu penyelesaian pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan.
Korps Insinyur Angkatan Darat AS membuka dua bendungan di California Tengah, membiarkan 2,2 miliar galon air mengalir keluar, mengikuti perintah Presiden Donald Trump.
DIREKTUR Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizalie Anwar meninjau kondisi infrastruktur terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
Saat ini, tahapan pembangunan bendungan Riam Kiwa terus berjalan dan pada 2025 ini akan dibangun akses jalan dan fasilitas lain penunjang bendungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved