Selasa 18 Januari 2022, 23:15 WIB

Lecehkan Orang Sunda, Kang Emil Minta Arteria Dahlan Minta Maaf Terbuka

Arnoldus Dhae | Politik dan Hukum
Lecehkan Orang Sunda, Kang Emil Minta Arteria Dahlan Minta Maaf Terbuka

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

 


GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil unjuk suara terkait pernyataan politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan yang menyoal penggunaan bahasa Sunda. Ia menilai Arteria telah melecehkan orang Sunda.

Sambil menitikkan air mata, Ridwan Kamil mengatakan, tidak pantas orang yang terhormat, wakil rakyat, seperti Arteria Dahlan mengatakan hal yang menimbulkan kegaduhan publik sekaligus rasis. Tidak pantas Arteria Dahla menganggap bahasa Sunda sebagai sesuatu yang mengganggu bila digunakan dalam rapat formal.

"Seharusnya, dia melihat perbedaan itu sebagai kekayaan. Tetapi ada yang melihat perbedaan itu sebagai sebuah ancaman dan gangguan, sumber kebencian. Inilah yang terjadi dengan Arteria Dahlan," tegasnya.

Seharusnya, ujar Kang Emil, mayoritas bangsa ini harus melihat
perbedaan sebagai rahmat dan kekayaan.

"Saya menyesalkan pernyataan Arteria Dahlan, terkait bahasa Sunda yang sudah ada sejak ratusan tahun silam dan menjadi kekayaan di Nusantara ini. Hanya soal bahasa Sunda digunakan dalam sebuah rapat, lalu ini menjadi masalah besar," tambahnya.

Dia melihat ekspresi rasis Arteria tidak bisa dihindari. Kalau tidak nyaman, tinggal disampaikan dengan baik-baik. "Tetapi kalau sampai meminta agar pejabat yang bersangkutan diberhentikan ini sudah
tidak elok, berlebihan. Tidak ada dasar hukumnya dan menyinggung warga
Sunda yang ada di Nusantara ini," ujarnya di Kuta, Bali, Selasa (18/1).

Menurut Kang Emil, pemakaian bahasa Sunda sudah sangat biasa. Dalam setiap rapat itu sudah biasa dilakukan. Kata pembukaan bisa digunakan dalam berbagai bahasa.

"Saya amati, ini menyinggung perasaan orang Sunda dimana saja. Saya meminta agar Arteria Dahlan meminta maaf secara terbuka. Sebab kalau tidak maka eskalasi sosial akan meningkat. Orang Sunda itu pemaaf.
Jadi saya minta Arteria Dahlan minta maaf saja," ujarnya.

Kang Emil sudah mengecek kasus ini. Kasus ini belum bisa dibuktikan bahwa dalam rapat itu sepenuhnya menggunakan bahasa Sunda. Yang terjadi adalah saat salam pembukaan, salam penutup, atau celetuk-celetuk ringan di tengah rapat.

"Saya cek kemana-mana, tidak ada penggunaan bahasa Sunda seutuhnya. Itu
sudah biasa. Inilah kekayaan. Kalau ada yang rasis itu harus diingat
baik-baik. Sekali lagi, Saya amati ini menyinggung banyak pihak warga Sunda dimana-mana.  Jadi saya menghimbau sebaiknya meminta maaf kepada masyarakat Sunda di Nusantara ini. Orang Sunda itu pemaaf. Saya berharap itu dilakukan," tegasnya lagi.

Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Jaksa Agung, politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan meminta seorang Kepala Kejaksaan Tinggi dipecat. Pasalnya, ia menggunakan bahasa Sunda dalam rapat kerja. (N-2)

 

Baca Juga

Ist

Komisi II Harap RUU DOB Papua Dibahas Secepatnya

👤Sri Utami 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 16:00 WIB
Selain Surpres, DPR juga telah menerima daftar inventaris masalah (DIM) tiga RUU DOB...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Hasto: PDIP Bisa Usung Capres - Cawapres Sendiri

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 11:32 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, saat ini PDIP belum berpikir untuk koalisi karena masih terlalu dini...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Mantan Anggota KPU RI Viryan Aziz Meninggal Dunia karena Sakit

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 06:46 WIB
Viryan meninggal pukul 01.40 WIB di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta, Sabtu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya