Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mendorong agar program percepatan energi fosil ke energi baru terbarukan (EBT) bisa dilaksanakan dalam bentuk geothermal, surya, solar, hidro dan dalam bentuk lainnya.
Mengingat sumber EBT berbasis geothermal yang dikembangkan oleh geothermal energy sudah dikembangkan sampai dengan enam sumur.
Hal tersebut disampaikan Eddy Soeparno saat memimpin tim kunjungan kerja komisi VII DPR RI ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Pertamina Geothermal Energy area Lahendong, di Tomohon, Sulawesi Utara, Rabu (8/12).
Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui rencana peningkatan kapasitas dan pengoperasian energi listrik panas bumi.
"Ke depannya, kita memang perlu mempercepat dan memfasilitasi progres dari pembangunan pembangkit listrik berbasis EBT. Ini komitmen kita untuk mempercepat transisi energi dari energi fosil ke EBT," jelasnya.
"Di Kawasan Lahendong sudah ada pengembangan sampai enam sumur dan ada rencana untuk mengembangkan lebih lanjut ke delapan sumur unit dan saat ini memproduksi listrik dengan kapasitas 120 menjadi 140 megawatt," kata Eddy.
Wakil rakyat dapil Jawa Barat III ini menjelaskan, untuk mencapai target 23 persen, bauran EBT di tahun 2025 tantangannya cukup besar dan sekarang ini bauran energi fosil masih besar terutama batubara.
"Dari yang bisa kita ubah dari batu bara ke energi transisi yaitu gas. Akan tetapi itu energi bersih dan bukan energi baru terbarukan, jadi saat ini kita genjot dulu dalam rangka untuk bisa mempercepat bauran energi baru terbarukan kita lakukan melalui energi transisi yaitu gas." ungkap Eddy.
Eddy berharap, kedepannya semakin banyak pembangkit listrik yang memanfaatkan energi baru terbarukan. Salah satu yang tercepat yang bisa dikembangkan adalah tenaga solar (surya).
Pihaknya sendiri sudah melihat beberapa project pembangkit listrik solar yang sudah dikembangkan terutama di Indonesia Timur yang curah mataharinya tinggi.
"Kami berharap, karena solar itu bisa dipasang secara modular bisa juga dikembangkan untuk industri bahkan sampai ke perumahan. Saya kira kita semua punya kewajiban untuk partisipasi untuk mengembangkan energi baru terbarukan tersebut," pungkas politikus Fraksi PAN. (RO/OL-09)
INDUSTRI panas bumi memiliki prospek baik dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam memperluas kapasitas pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Langkah pemerintah dalam memperluas pemanfaatan EBT sudah berada di jalur yang tepat.
Indonesia Solar Summit (ISS) 2025 mengambil tema Solarizing Indonesia: Powering Equity, Economy, and Climate Action.
Instalasi panel surya merupakan lanjutan dari proyek serupa di kantor pusat Mowilex di Jakarta pada 2022 lalu.
PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 55 pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) yang tersebar di 15 provinsi, termasuk milik Medco.
WAKIL Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menilai usulan pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah atau Pilkada lewat DPRD layak dipertimbangkan.
Keterbukaan PAN terhadap berbagai opsi pembenahan sistem pemilu bertujuan agar representasi masyarakat benar-benar terlaksana dengan baik.
Ahmad Najib memberikan perhatian khusus pada pesatnya perkembangan teknologi informasi
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menjelaskan soal nasib Eko Patrio dan Uya Kuya di DPR RI.
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, menyerukan kehati-hatian pemerintah dalam memberikan bantuan kepada Ponpes Al Khoziny yang baru-baru ini tertimpa musibah.
Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan mengatakan permintaan penghentian gaji itu disampaikan ke Sekretariat Jenderal DPR RI termasuk Kementerian Keuangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved