Senin 01 November 2021, 13:53 WIB

Luhut Beralasan Tugas Negara, Mediasi Kasus Dengan Haris Ditunda

Hilda Julaika | Politik dan Hukum
Luhut Beralasan Tugas Negara, Mediasi Kasus Dengan Haris Ditunda

ANTARA FOTO/Reno Esnir
Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar

 

PROSES mediasi antara Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar kembali batal.

Hal ini disampaikan oleh Kuasa Hukum Luhut, Juniver Girsang yang menyebut bahwa Luhut tengah melaksanakan tugas negara. Pihaknya pun sudah mengirimkan surat kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk penjadwalan ulang mediasi kliennya.

Surat itu sudah dilayangkan ke penyidik sejak Jumat (29/10) lalu.

"Di surat tersebut kami menyampaikan bahwa kami minta mediasi dijadwalkan kembali karena klien kami LBP sedang melaksanakan tugas negara ke acara G20 bersama Presiden Jokowi," ujar Juniver dalam keterangannya, Senin (1/11).

Namun, Juniver belum mengetahui kapan Luhut akan kembali dijadwalkan untuk melakukan mediasi kasus tersebut. Namun, diperkirakan mediasi akan dilakukan usai Luhut kembali dari acara G20 di Italy.

Baca juga: Hasil Pemilu 2024 akan Sama dengan Pemilu 2019

Sebagai informasi, penundaan mediasi antara Luhut dan Haris bukan kali pertama batal.

Sebelumnya Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidianti batal jalani mediasi. Penyidik beralasan telah memiliki agenda lain sehingga merubah jadwal mediasi.

Haris dan Fatia tiba di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan pada Kamis (21/10) pukul 10.00 WIB.

Keduanya memasuki Gedung Krimum pada pukul 10.07 WIB. Namun tak sampai 30 menit, Haris dan Fatia keluar gedung.

Kuasa hukum Haris dan Fatia Pieter Ell mengatakan bahwa pembatalan mediasi datang dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya.

"Sudah ketemu dengan penyidik dan ternyata oh ternyata acara hari ini ditunda oleh penyidik. Ditunda untuk waktu yang ditentukan kemudian dengan alasan kedinasan, jadi alasan kedinasan dari penyidik," tuturnya. (OL-4)

Baca Juga

Dok MI

Usut Tiga Kasus Korupsi, Kejagung "Bersih-bersih" Kementerian Perdagangan

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 29 Juni 2022, 23:44 WIB
Ia menilai, kasus-kasus di lingkungan Kemendag memang rentan berpotensi...
Antara

Kejagung Periksa Saksi PT Dini Nusa Kusuma Terkait Korupsi Satelit Kemenhan

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 29 Juni 2022, 23:41 WIB
Kerugian keuangan negara yang timbul dari perkara itu mencapai Rp500,579...
Antara

KPK Selisik Pengusulan Anggaran Bantuan Keuangan Kabupaten Tulungagung

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Rabu 29 Juni 2022, 23:36 WIB
KPK memeriksa mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Selasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya